Triberita.com | Serang Banten – Tiga pelajar salah satu SMP Negeri di Kota Serang, Provinsi Banten, tak kuasa menahan tangis saat meminta maaf kepada orangtuanya atas rencana aksi penyerangan terhadap pelajar SMP Pandeglang di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Ketiga pelajar kelas IX ini diamankan petugas kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat.
Dalam laporannya, masyarakat ketakutan ada sekelompok pelajar menggunakan 4 sepeda motor, berteriak sambil mengacung-acungkan clurit yang terjadi, pada Minggu (5/1/2025).
Setelah berhasil diamankan oleh petugas Polsek Petir, ketiga pelajar berinisial FP, AGB dan AP, kemudian digelandang ke Mapolres Serang berikut barang bukti dua buat clurit serta 1 unit sepeda motor.
Pelajar itu pun mengaku menyesal atas perbuatannya. Para orangtua yang datang tak kuasa menahan kesedihan, lantaran tak menyangka jika putranya terlibat aksi kenakalan remaja.
Pemandangan ini terlihat saat audensi Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dengan ketiga orangtua pelajar yang dikemas dalam program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK) di Mapolres Serang, pada Senin (6/1/2025).
Kapolres Condro Sasongko mengatakan, bahwa audensi ini sebagai langkah pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatannya. Kata Kapolres, pihaknya sengaja memanggil seluruh orang tua dari pelajar, agar lebih mengawasi.
“Kepada para orangtua, saya berpesan untuk lebih mengawasi putra/putrinya agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja yang dapat merugikan kedua belah pihak,” pesan Kapolres.
Menurutnya, pencegahan aksi tawuran bukan hanya tugas Kepolisian semata, namun tanggung jawab seluruh pihak. Selain itu, peran para orangtua, juga sangat penting untuk mengawasi perilaku dan pergaulan anaknya di luar rumah.
“Kami ingatkan kepada pelajar, agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan aksi tawuran dan kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan masa depan dirinya sendiri,” katanya.
Terlebih, pihaknya menegaskan, tidak segan memberikan hukuman kepada siapa saja pelaku tawuran yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya ingatkan. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Jadilah anak yang baik, sekolah yang benar agar kelak menjadi anak yang bisa membahagiakan kedua orang,” tegas Condro Sasongko didampingi Wakapolres Kompol Fauzan Afifi, Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES serta Kanit PPA Iptu Patria N Vinutama.

















