Triberita.com | Jakarta – Hari ini, Kamis (5/9/2024), Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Dunia, akan memimpin misa agung di Gelora Bung Karno (GBK).
Sesuai undangan yang dikeluarkan oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), sekitar 86 ribu umat katolik yang akan mengikuti acara tersebut, dan hanya yang memiliki gelang saja yang bisa masuk.
Undangan ini mencakup perwakilan dari berbagai paroki di seluruh Indonesia yang mencapai 1.201 paroki dari 37 keuskupan yang meliputi 10 keuskupan agung dan 27 keuskupan.
Namun karena jumlah tiket yang terbatas, tidak semua umat Katolik bisa menghadiri Misa Akbar ini secara langsung di GBK.
Lantas bagaimana cara mendapatkannya?
Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus, Thomas Ulun Ismoyo mengatakan, umat Katolik yang ingin mengikuti misa agung dapat bertanya ke pihak resmi gereja, yaitu keuskupan masing-masing wilayah.
Menurutnya, panitia atau Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), sudah membagikan undangan kepada keuskupan, organisasi, dan sekolah untuk hadir dalam acara misa akbar tersebut.
“Koordinasi undangan sejak akhir Mei 2024,” katanya.
Sebagai informasi, ada 40 keuskupan di seluruh wilayah Indonesia. Pihak panitia sudah memberikan undangan tersebut dalam bentuk tiket.
Umat Katolik yang mendapat tiket tersebut, dapat mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus secara gratis.
“Undangan nanti diberikan dalam bentuk tiket berupa gelang wristband,” ungkap Thomas.
Sejauh ini, puluhan keuskupan, organisasi, dan sekolah sudah menjawab undangan yang dikirimkan pada Juni 2024. Nantinya, sebanyak 470 pastur akan bertugas sebagai pembagi komuni di Stadion Utama GBK.
Diperkirakan ada 86 ribu umat katolik yang mengikuti acara tersebut, dan hanya yang memiliki gelang saja yang bisa masuk.
Ada pula 232 pastur lain yang bertugas membagi komuni untuk jemaat di Stadion Madya GBK.
Selama kegiatan Misa berlangsung, seluruh peserta diharapkan tidak membawa barang-barang yang dilarang.
Selain itu, seluruh peserta, juga diimbau menaati peraturan yang sudah ditetapkan.
Mengutip akun instagram Komisi Komunikasi Sosial KWI (@komsoskwi) berikut larangan dalam mengikuti misa agung tersebut:
1. Merokok ataupun segala jenis rokok elektrik/konfensional,
2. Membawa makanan dan minuman dari luar,
3. Membawa kamera profesional atau DSLR,
4. Membawa poster, bendera, ataupun spanduk,
5. Membawa benda tajam dan berbahaya seperti botol kaca dan lain-lain,
6. Membawa benda atau cairan yang mudah terbakar,
7. Membawa hewan peliharaan,
8. Membawa tongkat selfie, laser, maupun benda besi lainnya,
9. Membawa drone,
10. Membawa payung,
11. Membawa terompet.
Profil Paus Fransiskus
Paus Fransiskus memiliki nama asli yakni Jorge Mario Bergoglio.
Ia merupakan paus ke-266 Gereja Katolik Roma, yang terpilih pada 2013 lalu setelah Paus Benediktus XVI pensiun.
Dikutip dari The New York Times, ia adalah Paus non-Eropa pertama dalam lebih dari 1.200 tahun, dan anggota pertama ordo Jesuit yang memimpin gereja.
Paus Fransiskus lahir pada 17 Desember 1936, ia adalah orang Argentina keturunan Italia.
Paus Fransiskus pernah menjadi Uskup Agung Buenos Aires untuk periode 1998 sampai 2012 sebelum dirinya terpilih jadi menjadi paus.

















