Scroll untuk baca artikel
BeritaBanten RayaNewsPeristiwa

Kapal Nelayan Panimbang Tenggelam di Perairan Pulau Sanghyang

185
×

Kapal Nelayan Panimbang Tenggelam di Perairan Pulau Sanghyang

Sebarkan artikel ini

Heru Amir ketika dikonfirmasi, membenarkan kapal sebelumnya sempat mengalami gangguan mesin pada posisi PD TW 0215 1500 G

Selain pemandangan alam yang menakjubkan, Pulau Sanghyang yang berlokasi di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, juga memiliki pesona surga bawah laut di bumi. (Foto : istimewah)
Selain pemandangan alam yang menakjubkan, Pulau Sanghyang yang berlokasi di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, juga memiliki pesona surga bawah laut di bumi. (Foto : istimewah)

Triberita.com, Cilegon Banten – Dikabarkan, sebuah kapal dengan tiga orang ABK dilaporkan tenggelam dihantam ombak di Perairan Pulau Sanghyang, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Informasi yang dihimpun, kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Panimbang, Kabupaten Pandeglang, hendak menuju ke Lampung, Sumatera. Namun dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan pada mesin.

Atas informasi itu, Kasubsi Operasi Basarnas Banten, Heru Amir ketika dikonfirmasi, membenarkan kapal sebelumnya sempat mengalami gangguan mesin pada posisi PD TW 0215 1500 G.

Setelah itu, cuaca buruk menerjang kapal nelayan hingga akhirnya tenggelam. Tiga nelayan bernama Suryanto (50), Usup (32), dan Anto Suwardi (32), warga Kampung Naglasari, RT 01/01, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, berhasil berenang ke Pulau Sanghyang untuk menyelamatkan diri.

“Kejadiannya Rabu (15/02/23). Pada pukul 09:00 WIB, kapal dengan 3 orang penumpang menuju ke Lampung. Tapi karena kondisi cuaca yang buruk, kapal mati mesin dan tenggelam terhantam ombak. Namun ketiga penumpang berhasil berenang menuju Pulau Sangiang,” ujar Heru Amir, Kasubsi Operasi Basarnas Banten.

“Menerima laporan itu, Tim Basarnas Banten langsung mengirimkan petugas rescue ke area yang telah ditentukan untuk mengevakuasi ketiga penumpang yang merupakan nelayan. Kemudian petugas langsung membawa para nelayan yang selamat dari kejadian ini ke Pos Unit Siaga Merak untuk menunggu keluarga,” terang Heru Amir.

Kasubsi Operasi Basarnas Banten, Heru Amir menambahkan, dengan berhasilnya evakuasi korban, maka Ops SAR diusulkan untuk ditutup, dan unsur potensi (SAR) dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.

Reporter / Penulis: Daeng Yusvin

Editor: Riyan

Facebook Comments
Baca Juga :  Pemudik Sepeda Motor Membawa Bayi Minta Diprioritaskan, Pihak ASDP Tidak Merespon
Example 120x600