Triberita.com, Cilegon Banten – Tidak ada disediakan jalur khusus antrian untuk pemudik menggunakan sepeda motor yang membawa anak bayi, dikeluhkan oleh beberapa pemudik ibu-ibu.
Beberapa Ibu-ibu yang membawa bayi dan anak-anak balita usia 1 tahun sampai 3 tahun, mengeluhkan tidak ada jalur prioritas khusus pemudik yang membawa bayi, disediakan oleh pihak ASDP di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Akibatnya, pemudik wanita yang membawa bayi harus ikut mengantre berdesakan dalam situasi yang panas oleh sengatan matahari disiang bolong.
Santi, salah satu pemudik dari Marunda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang akan pulang ke Pringsewu, bersama suaminya menggunakan sepeda motor, yang ikut mengantre bersama ribuan pemudik sepeda motor lain, pada Kamis (20/4/2023).
Ia mengaku, harus mengantri selama hampir 5 jam. Ia harus mengantri bersama calon penumpang lain, sesuai arahan dari petugas. Sementara seharusnya, Santi berharap, ada diberikan jalur khusus bagi pemudik pengendara sepeda motor yang membawa bayi dan anak-anak balita karena cuaca panas yang sangat ekstrem.
Keluhan Santi, bagi wanita yang membawa balita, mengantre dan berdesakan akan sangat merepotkan dan sangat mungkin membahayakan.
“Saya dan beberapa ibu-ibu pemudik karena membawa bayi, sempat minta diproritaskan, namun tidak mendapat respon dari petugas yang berjaga di jalur antrian sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan,” ujar Ibu Santi.
Sementara itu, ketika Triberita.com mencoba melakukan konfirmasi terkait keluhan dan keinginan beberapa ibu-ibu pemudik dengan sepeda motor yang membawa bayi yang minta diberikan jalur prioritas agar bisa cepat naik ke kapal, beberapa orang petugas dari ASDP yang berada disekitar jalur antrian khusus sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, enggan memberikan keterangan.
“Waduh, kami tidak bisa memberikan keterangan. Silahkan hubungi pihak Humas ASDP Merak atau Humas ASDP Pusat,” ujar beberapa petugas ASDP dengan mimik wajah yang kurang baik, dan dengan nada yang agak ketus.
Selanjutnya, Triberita.com mencoba menghubungi Humas ASDP Merak dan ASDP Pusat melalui telepon, namun keduanya tidak merespon. “Pak sy lg acr jumpers Kapolri di Lampung,” jawab Ellen Humas ASDP Pusat, melalui WhatsApp
“Maaf Pak, kami sedang ada rapat dan ada arahan dari Pimpinan,” jawab Putu, Humas ASDP Merak, melalui WhatsApp.
Sementara dari pantauan Triberita.com, kendaran roda dua sepeda motor masih mendominasi arus mudik lebaran 2023 sebagai moda transportasi pemudik yang menyebrang dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Sedikitnya, pada Kamis (20/4/2023), sebanyak 20.202 unit sepeda motor pemudik telah berhasil disebrangkan dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Adapun data yang diperoleh Triberita.com pada Kamis (20/4/2023), total penumpang dan kendaraan roda dua serta truk logistik yang menyebrang dari Pelabuhan Ciwandan Cilegon ke Pelabuhan Bakauheni, total penumpang 30.089 orang, sepeda motor berjumlah 20.202, dam kendaraan truk logistik sebanyak 327. Adapun jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 19 kapal.
Total keseluruhan mulai tanggal 15 April 2023 hingga 20 April 2023, jumlah penumpang 78.188, sepeda motor sebanyak 49.989, dan truk logistik 5.743 kendaraan.
Diketahui sebelumnya, sejak Rabi (19/4/2023) malam sampai Kamis (20/4/2023) pagi, kondisi pemudik sepeda motor, terpantau meluber dan tidak tertampung pada kantung parkir dermaga didalam Pelabuhan Ciwandan.
Ribuan kendaraan roda dua pemudik mengular dari dalam hingga diluar Pelabuhan Ciwandan.
Tak hanya itu, para pemudik bahkan mengaku kaget dengan kondisi ini, hingga berjam-jam menunggu, namun belum bisa masuk kapal.

















