Scroll untuk baca artikel
BeritaJakarta Raya

KRL Rute Bogor-Jakarta Anjlok, KAI Commuter Investigasi dan Rekayasa Pola Operasi

227
×

KRL Rute Bogor-Jakarta Anjlok, KAI Commuter Investigasi dan Rekayasa Pola Operasi

Sebarkan artikel ini
Dibantu petugas, penumpang menuruni Commuter line yang mengalami anjlok di rute 9 Stasiun Jakarta Kota, pada hari Selasa pagi tanggal 5 Agustus 2025. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Commuter line No. 1189 relasi Bogor-Jakarta Kota, anjlok di rute 9 Stasiun Jakarta Kota, pada Selasa (5/8/2025) pagi. Akibatnya, terjadi penumpukan hampir di semua stasiun, terparah di Stasiun Manggarai, Jakarta.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami. Kami langsung melakukan tindakan cepat untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, Selasa (5/8/2025).

Selain proses evakuasi, petugas juga memperbaiki dan memeriksa sarana serta prasarana untuk memastikan operasional layanan KRL dapat segera kembali normal.

Untuk memastikan perjalanan KRL tetap berjalan, KAI Commuter tengah melakukan rekayasa pola operasi, khususnya untuk jalur Bogor-Manggarai, agar layanan tetap terjaga.

Joni juga menyampaikan, permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak,” ujarnya.

“Jadi, untuk sementara waktu, pola operasinya commuter line lintas Bogor-Jakarta Kota sampai Manggarai saja,” kata Joni.

Dikatakan, info awal bunyi keterangan KAI Commuter, pukul 07.51 WIB, Selasa (5/8/2025), “terdapat kendala perjalanan KA 1189 (Bogor-Jakarta Kota) di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota dan saat ini masih dalam penanganan petugas.”.

Akibat kendala itu, KAI Commuter melakukan rekayasa pola. Adapun rekayasa polanya, KRL dari Bogor menuju Jakarta Kota hanya sampai Stasiun Manggarai.

“Rekayasa pola operasi: KA 1195F (Cilebut-Jakarta Kota) perjalanan hanya sampai Stasiun Manggarai, kembali sebagai KA 1192F (Manggarai-Depok),” katanya.

KAI Commuter, juga akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini.

“Kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut segera setelah memperoleh informasi tambahan. Untuk perjalanan kereta api, kami akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan,” terang Joni.

Facebook Comments