Scroll untuk baca artikel
BeritaBanten Raya

Lapas Kelas IIA Tangerang Ikuti Opini Kebijakan Terkait Nilai Kemanfaatan Naturalisasi

84
×

Lapas Kelas IIA Tangerang Ikuti Opini Kebijakan Terkait Nilai Kemanfaatan Naturalisasi

Sebarkan artikel ini

dihadiri oleh Kalapas Kelas IIA Tangerang, Yekti Apriyanti, Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Kelas IIA Tangerang

Triberita.com, Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang mengikuti kegiatan Opini Kebijakan tentang nilai kemanfaatan Naturalisasi Sesuai Pasal 20 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan yang dilaksanakan dari kerjasama Kantor Wilayah Kemenkumham Banten dan Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah, Instansi Kemenkumham, Mahasiswa, Instansi terkait lainnya, dan Unit Pelaksana Teknis seluruh Indonesia secara hybrid melalui Zoom Meeting dan juga Live Streaming Youtube Kanwil Kemenkumham Banten, pada Senin (27/2/2023).

Bertempat di ruang layanan interkom, giat ini dihadiri oleh Kalapas Kelas IIA Tangerang, Yekti Apriyanti, Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Kelas IIA Tangerang.

Kegiatan ini diisi oleh beberapa Narasumber yang handal dalam bidangnya yaitu Eko Noer Kristiyanto selaku Analis Kebijakan Madya Balitbang Kumham RI, Prof. DR. Teguh Prsetyo selaku Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan dan H. Koswara Purwasmita selaku Sekretaris Umum Koni Banten.

“Giat ini adalah hasil analisis kebijakan pada tahun 2022 tahun lalu dan harus didiskusikan bersama pada giat hari ini dalam menyampaikan pesan, saran, pendapat dan hal-hal konstruktif lainnya serta bagaimana manfaat, proses, dan implementasinya,” Ucap Plt. Kepala Balitbang Kumham RI, Iwan Kurniawan.

Kegiatan dibuka dengan penyampaian laporan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Tejo Harwanto dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh ketiga Narasumber.

Materi pertama disampaikan Eko yang mengangkat tema naturalisasi atlet melalui pasal 20 untuk materi kedua disampaikan oleh Teguh yang lebih mengutamakan bahwa naturalisasi adalah proses yang berorientasi dengan mengedepankan nilai ketuhanan dan nilai kerakyatan sedangkan materi ketiga disampaikan oleh Bapak Koswara yang mana lebih menekankan kepada Pemerintah atau DPR RI haruslah lebih selektif dalam memberikan naturalisasi dan ditutup oleh diskusi.

Facebook Comments
Example 120x600