Triberita.com | Jakarta – Hari ini, Selasa (19/11/1014) malam pukul 19.00 WIB, Timnas Indonesia vs Arab Saudi akan akan kembali melakoni laga kandang bertemu kembali dengan The Green Falcons pada persaingan Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Setelah pertemuan Indonesia dengan Jepang yang berujung kekalahan 0-4, Akuad Garuda coba bangkit kembali dari kegagalan telak tersebut.
Mengintip rekor head to head pada lima pertemuan sebelumnya, The Green Falcons memang begitu mendominasi dengan memenangkan 11 dari 13 laga di seluruh kompetisi.
Sedangkan pencapaian terbesar Indonesia adalah imbang, termasuk saat bertandang ke Jeddah awal September lalu. Arab Saudi yang kala itu masih ditangani pelatih Roberto Manchini dibuat repot oleh tim asuhan Shin Tae-yong.
Bahkan skuad Garuda nyaris memetik kemenangan berkat gol Sandy Walsh, andai saja tuan rumah tak mencetak gol balasan lewat aksi Musab Al Juwayr di injury time babak pertama.
Berbeda dengan Timnas Indonesia yang baru saja menelan kekalahan telak 0-4 atas Jepang, Arab Saudi yang melawat ke markas Australia hanya bisa membawa satu poin.
The Green Falcons menjadi lawan yang tak mudah bagi Jay Idzes dan kolega. Mereka menempati urutan ketiga klasemen sementara Grup C kualifikasi usai mengoleksi 6 poin dari lima pertandingan yang sudah dilalui.
Selain itu, tim asal Timur Tengah tersebut, juga sudah berganti pelatih. Kini mereka ada di bawah komando, Herve Renard, juru taktik asal Prancis yang sebelumnya menahkodai Arab Saudi dalam putaran final Piala Dunia 2022. Bahkan membawa mereka menaklukkan Argentina 2-1.
Tentu sebuah hal yang layak menambah kewaspadaan skuad Garuda.
Kendati demikian, Indonesia juga tampil dengan kekuatan yang berbeda. Selain tambahan amunisi dari pemain diaspora, tuan rumah pun menunjukkan penampilan yang lebih baik saat menjamu Jepang.
Kemudian, hasil imbang di leg pertama, juga dinilai menjadi nilai tambahan bagi Timnas Indonesia.
Sementara itu, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menyatakan bahwa para pemain Garuda telah melakukan komunikasi yang intens dan berbicara dari hati ke hati untuk memotivasi diri mereka menjelang laga krusial melawan Timnas Arab Saudi di Stadion Utama GBK, Selasa (19/11/2024).
Setelah kekalahan telak 0-4 dari Jepang, Timnas Indonesia melakukan evaluasi mendalam, dan kini fokus untuk kembali bangkit dan meraih kemenangan pertama mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumardji menegaskan, bahwa kemenangan di laga ini adalah harga mati. Timnas Indonesia harus meraih tiga poin untuk menjaga harapan lolos ke Piala Dunia, dan mereka telah berusaha semaksimal mungkin untuk membangun kekompakan dan komunikasi yang efektif antar pemain.
“Kami harus kompak dan solid dalam menghadapi Arab Saudi. Mendapatkan poin adalah harga mati,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa hasil negatif akan membuat peluang Timnas Indonesia untuk melaju ke Piala Dunia semakin tipis.
Selain itu, Sumardji menekankan pentingnya mentalitas positif dalam tim. “Hari ini kita harus mati-matian berusaha mendapatkan poin, bahkan berusaha untuk menang,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, diharapkan para pemain dapat tampil maksimal dan bersaing untuk posisi tiga atau empat di Grup C.
Sumardji juga mengingatkan, bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. “Kami harus fokus pada apa yang bisa kami lakukan lebih baik di setiap laga,” tegasnya.
















