Scroll untuk baca artikel
Banten Raya

Mayat Mr X Ditemukan di Antara Belukar Pohon Bakau Pantai Cerocoh Pontang Serang Banten

271
×

Mayat Mr X Ditemukan di Antara Belukar Pohon Bakau Pantai Cerocoh Pontang Serang Banten

Sebarkan artikel ini
Personil Reskrim Polsek Pontang, Tim Inafis Polres Serang dan Tim medis RS Bhayangkara saat berada di lokasi penemuan mayat Mr X di Pantai Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Minggu 3 Maret 2024. (Foto : HumasResSrg)

Triberita.com | Serang Banten – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tergeletak diantara rimbunan pohon bakau menggegerkan warga nelayan di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Mayat yang sudah membusuk saat ditemukan warga itu memakai baju kaos dan celana pendek, tergeletak diantara tanaman bakau di Pantai Cerocoh, Desa Domas, pada Minggu (3/3/2024) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Sarnadi (39) dan Kaspin (50) nelayan warga setempat, yang sebelumnya mencium bau busuk. Penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Pontang.

“Mayat dengan jenis kelamin laki-laki tanpa identitas ini diperkirakan berusia 40 tahun, tinggi sekitar 165 cm, dan tidak memiliki ciri-ciri khusus, pertamakali ditemukan oleh saksi Sarnadi dan saksi Kaspin,” kata Kapolsek Pontang AKP Junaedi, Senin (4/3/2024).

Junaedi menjelaskan, setelah menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat, personil Reskrim Polsek Pontang, Tim Inafis Polres Serang serta petugas medis RS Bhayangkara segera bergerak ke lokasi. Setiba di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan dan melakukan olah TKP.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan identitas diri pada tubuh korban. Selanjutnya petugas mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara,” jelasnya.

Terkait kondisi jasad yang sudah membusuk, Kapolsek memprediksi, korban meninggal dunia lebih dari 2 hari. Meski demikian, pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab kematian, karena harus dilakukan autopsi terlebih dahulu.

“Untuk penyebab kematian belum diketahui, karena harus dilakukan autopsi terlebih dahulu,” tandasnya.

Kapolsek menambahkan, mayat pria tanpa identitas ini diperkirakan bukan warga setempat, karena tidak ada warga yang kenal atau merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya, bisa melapor ke kantor polsek terdekat, atau langsung ke RS Bhayangkara di Kota Serang,” imbau Kapolsek.

Facebook Comments
Baca Juga :  Bawaslu Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Tingkat Kecamatan se Kota Cilegon