Triberita.com | Pandeglang Banten – Warga Karangsari Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dihebohkan oleh penemuan mayat tanpa busana di Pantai Galau. Korban diduga tewas karena tenggelam akibat air laut pasang dan korban tersapu ombak.
Polisi setempat, saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti. Namun, kemungkinan besar, diduga korban meninggal akibat tenggelam.
Kapolsek Labuan Polres Pandeglang Kompol Wahyudi menjelaskan, penemuan jenazah korban bernama Oyok Suheri bin Didi (40), warga Kampung Kadupurasi RT 13 RW 05, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.
Korban tanpa busana ditemukan dalam kondisi mengapung dan tertelungkup di sekitar Pantai Galau, tepatnya di samping Villa Moring, Kampung Karangsari RT 01/07, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (14/6/2025) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Iip. Saat itu, Iip sedang dalam perjalanan pulang usai memeriksa jaring ikan miliknya di perairan sekitar Pulau Popole.
“Ketika hendak kembali ke tempat sandar perahu di Pantai Galau, Iip melihat ada mayat terapung di dekat Villa Moring dan langsung memberi tahu rekannya, Taryat dan Pei, kemudian temuan itu dilanjutkan melapor temuan itu kepada anggota TNI AL Kopka M. Erfan R.I. yang sedang berada di lokasi,” ujar Wahyudi.
“Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan tengkurap dan terapung di atas air. Dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” sambung Wahyudi.
Selanjutnya, guna dilakukan pemeriksaan, jenazah Oyok Suheri kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Labuan.
Saksi mata sekaligus penemu jenazah Iip mengaku, sempat kaget waktu lihat ada sesosok mayat terapung. “Saat itu juga, temuan mayat langsung dikabarkan kepada warga lain,” ujar saksi.
Sementara informasi yang berkembang, tubuh korban tersapu ombak dan ditemukan di dekat pantai yang bersebelahan dengan PLTU Banten 2 Labuan, Sabtu (14/06/2025) pagi.

















