Triberita.com, Lebak Banten – Bayi perempuan kembar siam, anak dari pasangan Epi Kunaepi, dan Ida Parwati (33), warga Kampung Situ Jaya, Desa Curugpanjang, Cikulur, Lebak, semoga bisa terus hidup sehat, dan bisa segera dioperasi agar bisa tumbuh dewasa dengan normal.
Hal itu dikatakan kedua orang tua dari bayi kembar siam yang kondisinya ketika baru lahir dengan dua kepala satu tubuh dalam keadaan sehat di Rumah Sakit Kartini, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
“Kami sebagai orang tua, berharap bayi kami sehat, tumbuh dengan normal,”ujar Epi Kunaepi, Rabu (15/2/2023).
Saat ini, karena fakor usia, menurut Epi, itulah penyebabnya, sehingga anaknya belum bisa menjalani penanganan medis untuk dilakukan tindakan pemisahan (operasi).

“Karena faktor umur dan berat badan anak kami baru berusia 4 bulan, makanya belum bisa dioperasi. Saat ini anak kami rutin menjalani rawat jalan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta,”ucap Epi.
Dikatakan Epi, guna persiapan untuk tindakan operasi, semoga ada yang bersedia memberikan bantuan untuk biaya operasi anaknya. Saat ini, ia mengaku sedang berusaha untuk menyisihkan sebagian dari hasil pekerjaannya sebagai buruh upah harian.
Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, juga pernah lahir bayi kembar siam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan itu, lahir dari rahim seorang Ibu bernama Dea Putri (18), dan Ayah dari si bayi, bernama Kurniawan (26). Mereka tinggal di Kampung Ojar, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalang Ayar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Penulis : Daeng Yusvin

















