Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Ngopi Kamtibmas Polsek Kedungwaringin, Eratkan Silaturahmi Polisi dengan Masyarakat

371
×

Ngopi Kamtibmas Polsek Kedungwaringin, Eratkan Silaturahmi Polisi dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Acara Ngopi Kamtibmas Polsek Kedungwaringin bersama warga Kampung Kepuh Rt 003/002, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/11/2024).(Foto: Polsek Kedungwaringin)

Triberita.com | Kabupaten Bekasi -Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwaringin mengadakan kegiatan Ngopi Kamtibmas sekaligus kunjungan silaturahmi dengan warga.

Kegiatan dalam rangka menjaga situasi kondusif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu dilaksanakan di Kampung Kepuh Rt 003/002, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Senin (18/11/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Asep dan Aiptu Lili Gozali sebagai Bhabinkamtibmas setempat, serta dihadiri oleh Ketua RT 003/002 Umar, tokoh masyarakat Ali, dan sejumlah warga.

Agenda ini selain untuk mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat, sekaligus juga memberikan edukasi terkait Pilkada Damai.

Dalam suasana santai sambil menikmati kopi bersama, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang damai dan bermartabat. Hindari praktik money politic yang merugikan demokrasi, jangan mudah terprovokasi isu-isu negatif, serta bijak dalam menyaring informasi agar tidak terjebak hoaks,” ujar Aiptu Asep Rusdianto

Melalui kegiatan seperti Ngopi Kamtibmas, lanjut dia, Polsek Kedungwaringin menunjukkan pendekatan humanis yang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Hal ini tidak hanya membangun kepercayaan publik tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah dinamika politik lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Polsek Kedungwaringin laksanakan monitoring dan pengecekan Pengamanan Gereja