Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaPilkada 2024Politik

PAW Pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi Dinilai Langgar Aturan Partai

481
×

PAW Pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi Dinilai Langgar Aturan Partai

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Partai Golkar Akhmad Marjuki (kiri) dan Wakil Ketua BAKUMHAM DPD Partai Golkar Kab.Bekasi, Zulfikar (kanan).

Triberita.com ǀ Kabupaten Bekasi – Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM sekaligus Ketua BAKUMHAM DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Zulfikar, menanggapi opini atau statement (tuduhan) yang tidak mendasar terhadap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, terkait pergantian antar waktu (PAW) bagi pengurus DPD Partai Golkar yang sudah jelas-jelas melawan aturan.

PAW dalam pilkada beberapa waktu yang lalu tersebut juga dinilai melawan perintah partai termasuk pelaksana  tugas (PLT) Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar.

“Jadi proses yang berjalan sekarang adalah proses organisasi partai golkar sesuai dengan AD/ART dan Peraturan organisasi (PO), juklak dan juknis yang ada di partai,” kata Zulfikar.

Ia menjelaskan, DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi selalu mengawal proses dan mekanisme organisasi, dari sejak awal terpilihnya Ketua DPD Partai Golkar yakni H.Ahkmad Marjuki sampai dengan saat ini.

“Saya berkesimpulan, berdasarkan aturan organisasi partai golkar, Ketua DPD Golkar, Marjuki sudah sangat arif dan bijaksana dalam memimpin partai golkar di  Kabupaten Bekasi,”ujarnya

Selain itu, lanjut dia, Marjuki juga mampu mempersatukan seluruh elemen Partai  Golkar, baik itu Trikarya, Hastakarya PK dan PD seluruhnya, setelah beliau terpilih  sebagai ketua DPD partai golkar dimana tadinya ada faksi-faksi malah beliau cairkan dengan merangkul.

“Sudah terbukti, di bawah kepemimpinan beliaulah DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi bisa keluar sebagai pemenang di pemilihan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, dari 7 kursi menjadi 10 kursi, dan H. Ahkmad Marjuki selaku ketua DPD Partai Golkar pun juga terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024-2029,” tukasnya

Terkait masalah ada beberapa orang yang di PAW dalam kepengurusan itu. Zulfikar menjelaskan,  memang benar. Karena menurut dia, orang-orang yang di-PAW kan itu sudah melanggar Keputusan Partai no: B 18 / DPP/GOLKAR/IX/2024.

Baca Juga :  Sah, Pengambilan Sumpah dan Janji PAW, Karsih Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

“Dengan kata lain, mereka sudah membangkang dan berkhianat terhadap keputusan organisasi Partai Golkar.  Seharusnya mereka mendukung paslon Dani – Romli yang menjadi dukungan partai. Tetapi malah mereka mendukung paslon lain dan bahkan secara terang terangan. DPD Partai Golkar mengantongi bukti-bukti itu, dan langsung mengadakan rapat dan memutuskan untuk mencoret dari kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.”tegasnya

Zulfikar juga menambahkan, sebelum penjatuhan sanksi tersebut, dirinya sudah berkoordinasi juga dengan DPD Partai Golkar Jawa Barat terkait masalah Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Golkar tingkat Kecamatan.

“Itu memang sudah perintah partai sejak Marjuki terpilih. Ketua Marjuki arif dan bijaksana mengulur waktu sampai saat ini, berharap teman teman pengurus PK bisa lebih baik dan lebih solid dalam hal menjalankan roda organisasi.

Ternyata, kata Zulfikar, dalam perang pilkada tergoyah juga iman beberapa pengurus tingkat kecamatan yang juga melawan perintah Partai Golkar dalam pilkada beberapa saat yang lalu.

“Maka tidak ada jalan lain selain menertipkan organisasi partai,  berdasarkan AD/ART, PO, juklak, dan juknis dan lain-lain,” ungkapnya.

Terkait masalah pilkada Kabupaten Bekasi, masih dijelaskan Zulfikar, Partai Golkar sebagaimana arahan dari DPP mengusung Dani – Romli.

“Memang bukan kader Golkar, tapi DPD Partai Golkar di bawah kepemimpinan ketua Marjuki sudah bekerja semaksimal mungkin dalam pemenangan. Dikarenakan satu hal akhirnya Dani – Romli kalah dalam pertarungan, dalam pertarungan pasti ada yang kalah dan yang menang,” ucapnya.

“Karena kita kolektif dengan beberapa partai pengusung dan pendukung lainnya dalam hal pemenangan. Tapi saya ingin menggaris bawahi sekali lagi bahwa mesin partai Golkar sudah sangat maksimal dalam waktu singkat untuk pemenangan Dani-Romli,” terangnya.

Baca Juga :  Kampanye Golkar di Cikarang Bekasi, Ini Pesan Gibran Untuk Warga Jabar

Terakhir dirinya menegaskan menurut analisanya bahwa ada segelintir orang yang tidak ingin partai Golkar ini solid dan besar di bawah kepemimpinan Ketua Ahkmad marjuki.

“Jadi saya sebenarnya tidak ingin menanggapin persoalan-persoalan kecil seperti ini. Seluruh pengurus dan seluruh elemen partai Golkar sekarang fokus bagaimana bekerja maksimal untuk masyarakat, dan berharap kedepan juga Akhmad Marjuki bisa memimpin satu periode penuh sebagai ketua DPD Partai Golkar 2025-2030. Karena beliau sekarang kan cuma 2 tahun memimpin melanjutkan periode yang sebelum nya. Sesungguhnya kami sudah bersepakat untuk mengaklamasikan beliau di Musda mendatang yang lebih kurang beberapa bulan lagi,” tandasnya.

Facebook Comments