Scroll untuk baca artikel
Banten Raya

Pekerja Tenggelam dan Hilang Tersedot Mesin Hisap di Bendungan Karian Lebak Banten

783
×

Pekerja Tenggelam dan Hilang Tersedot Mesin Hisap di Bendungan Karian Lebak Banten

Sebarkan artikel ini

Triberita.com | Lebak Banten – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banten, hingga hari ini masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang pekerja yang dikabarkan hilang tenggelam di Bendungan Karian, di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin (157/2024).

“Mohon bantuan doa, semoga hari ini berhasil ditemukan,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Heru Amir, Selasa (16/7/2024).

Korban kecelakaan kerja itu diketahui bernama Sindu (60), warga Kompleks PCI Rt 002 Rw 004, Blok D30 No 24, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Peristiwa korban tenggelam, itu terjadi saat Sindu bersama dua rekanya pada Senin (15/7/2024) siang, hendak melakukan pekerjaan di Bendungan Karian.

Korban turun ke aliran Bendungan Karian untuk pemasangan pipa, namun korban tenggelam dan sempat ditarik oleh rekanya.

“Sampai hari ini korban belum ditemukan,” katanya.

Dalam upaya pencarian, Basarnas Banten melibatkan Unit Siaga SAR Pandeglang yang jaraknya 35,4 kilometer ke lokasi kejadian Bendungan Karian, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Petugas SAR melakukan penyisiran dengan menggunakan peralatan rescue car, alat selam, palsar air, palsar komunikasi, palsar medis, dan peralatan pendukung lainnya.

“Kami berharap korban bisa ditemukan pada hari ini (hari kedua),” ujar Heru Amir.

Diketahui, Bendungan Karian yang pembuatannya dimulai pada tahun 2015 hingga menenggelamkan Kampung Sinday, Kecamatan Sajira, dan Pasir Eurih, Kecamatan Cimarga, dan baru beberapa bulan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu pada Senin 8 Januari 2024, lalu.

Bendungan Karian, memiliki luas genangan seluas 1.740 hektare dari luas keseluruhan 2.170 hektare. Dari luasan tersebut total volume tampungan Bendungan Karian, adalah sebesar 314,7 Juta meter kubik.

Baca Juga :  Harga Beras di Pasar Rangkasbitung Lebak Banten Kian Mahal, Tembus Rp17 Ribu per Liter

Hal ini membuat Bendungan Karian mendapat predikat sebagai bendungan terbesar ketiga di Indonesia, setelah Bendungan Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, dan Bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang.

Adapun pembangunan Bendungan Karian, dimulai pada Oktober 2015, dengan anggaran Rp 1,07 triliun dan dikerjakan oleh Daelim Industrial Co, Ltd.-PT Wijaya Karya (Persero)-PT Waskita Karya (Persero) Joint Operation.

Facebook Comments