Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPemerintahan

Pj Sekda Banten Virgojanti : Proses Rencana Pembangunan Rest Area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak Terus Berjalan

105
×

Pj Sekda Banten Virgojanti : Proses Rencana Pembangunan Rest Area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak Terus Berjalan

Sebarkan artikel ini
Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti menghadiri Rapat Proses Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan Holding Area KM 97A Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, di Gedung Bina Marga Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (25/1/2024).(Foto: Istimewa)
Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti menghadiri Rapat Proses Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan Holding Area KM 97A Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, di Gedung Bina Marga Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (25/1/2024).(Foto: Istimewa)

Triberita.com|Serang Banten – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, proses perencanaan pembangunan holding rest area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak terus berjalan.

Saat ini, kata dia, telah memasuki tahapan pembahasan pengadaan tanah, serta pembahasan pengelolaannya.

“Baru saja saya bersama dengan Kepala Dinas PRKP Provinsi Banten menghadiri rapat koordinasi terkait alokasi tanah untuk rest area KM 97A yang terletak di Kota Cilegon,”ujar Virgojanti.

Virgojanti menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Proses Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan Holding Area KM 97A Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, di Gedung Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta Selatan, Kamis (25/1/2024).

Rencana pembangunan holding rest area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak tersebut, ia menjelaskan, salah satunya bertujuan untuk mengatasi permasalahan kemacetan pada saat hari libur nasional dan keagamaan. Terutama ketika masyarakat ingin melakukan penyeberangan ke Pulau Sumatera.

Rapat Proses Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan Holding Area KM 97A Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, di Gedung Bina Marga Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (25/1/2024). (Foto : istimewa)

“Untuk mengantisipasi itu, awalnya pemerintah membutuhkan area buffer zone untuk menyangga masyarakat yang akan menyebrang. Sehingga bisa beristirahat terlebih dahulu atau yang lainnya,” katanya.

Selanjutnya, ujar Virgojanti, holding rest area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak tersebut, untuk pembebasan lahan nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

“Tinggal ke depan bagaimana konsep pengelolaannya, karena di rest area itu harus mampu memenuhi kebutuhan apa saja yang diperlukan. Tentu ini tidak bisa dikerjakan sendiri, akan tetapi perlu kerja sama,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, selain akan digunakan sebagai buffer zone, holding rest area KM 97A Jalan Tol Tangerang-Merak juga dapat digunakan sebagai area filterisasi terkait dengan permasalahan kendaraan yang Over Dimension Overload (ODOL). Selain itu juga area service yang dapat digunakan masyarakat dalam menjaga keselamatan.

Baca Juga :  Pengantin Baru yang Hilang di Bogor Ternyata Kabur Dengan Mantan Pacar

Virgojanti berharap, dengan langkah yang disampaikan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR ini, ke depan stakeholder yang dibutuhkan untuk pemanfaatan rest area akan dilakukan rapat lebih lanjut.

“Setelah lahan dibebaskan tentu diharapkan dapat segera dibangun dan dimanfaatkan,” pungkasnya.

Facebook Comments
Example 120x600