Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPendidikan

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Resmikan Sarpras Pendidikan 3 SMK Negeri di Kota Serang

155
×

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Resmikan Sarpras Pendidikan 3 SMK Negeri di Kota Serang

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Banten Al Muktabar meresmikan tiga SMK Negeri di Kota Serang, Provinsi Banten, pada Kamis 25 Januari 2024, kemarin. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, meresmikan Sarana dan Prasarana (sarpras) SMK Negeri 7, SMK Negeri 8 dan SMK Negeri 4 Kota Serang, Kamis (25/1/2024).

Al Muktabar menjelaskan, pembangunan itu dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu pendidikan serta kontribusi pemerintah dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Serang, Provinsi Banten.

“Ada tiga pembangunan SMK Negeri yang kita pusatkan di SMKN 7 ini, dan itu kita sebut bagian dari lanjutan reformasi birokrasi tematik berdampak,” ungkap Al Muktabar usai meresmikan SMK Negeri 7 Kota Serang di Kampung Baru Penancangan Cipocok Jaya Kota Serang, Kamis (25/1/2024), kemarin.

“Dampaknya adalah, kita berharap semakin kita lengkapi sarana dan prasarananya dapat berkontribusi dalam penggiatan peningkatan SDM di Kota Serang,” sambungnya.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar foto bersama para siswa SMKN 7 di Kota Serang Banten, Kamis (25/1/2024). (Foto : Daeng Yusvin)

Dikatakan Al Muktabar, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah mempersiapkan pembangunan jangka panjang nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, parameter menuju Indonesia Emas itu, salah satunya dengan menggiatkan pendidikan dengan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, dan telah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Banten.

“Parameter menuju Indonesia Emas 2045 itu salah satunya menggiatkan pendidikan dan perlu sarana dan prasarana sekolah yang mendukung. Kita berkomitmen menuju itu semua,” ungkapnya.

Al Muktabar juga menyampaikan pesan, kepada para tenaga pendidik agar dapat memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan kompetensi dan ilmu pengetahuan.

Ia juga dirinya berpesan, kepada para siswa untuk menguasai kemampuan lebih dari dua bahasa (multi bahasa), agar dapat memiliki keunggulan menghadapi tantangan global.

“Saya berpesan, di era digitalisasi saat ini ilmu pengetahuan itu terbuka. Banyak platform digital yang membuka ruang seperti tutorial-tutorial ilmu pengetahuan dan teknologi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tokoh Pembentukan Provinsi Banten Minta Pj Gubernur Banten Selesaikan Soal Kemiskinan dan Pengangguran

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tabrani mengatakan, tahun anggaran 2023 terdapat tiga titik SMK Negeri yang dibangun dan dilengkapi sarana prasarananya di wilayah Kota Serang yaitu di SMKN 7, 8 dan 4 serta 2 SMA Negeri yaitu SMA Negeri 2 dan 3.

Untuk SMK Negeri sambung Tabrani, masing-masing ada pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), seperti pada SMKN 7 terdapat 12 Ruang Kelas Baru, Ruang Praktik Sekolah (RPS), ruang kebutuhan perkantoran, ruang Kepala Sekolah, ruang Guru dan ruang Tata Usaha (TU).

Sedangkan di SMK Negeri 8 Kota Serang, dibangun Ruang Kelas Baru (RKB) dan sekaligus ditambah alat-alat praktiknya. Sedangkan untuk SMK Negeri 4 dibangun aula atau Gedung Serba Guna (GSG), ruang praktik dan ruang kelas.

“Pembangunan Sarpras ini akan terus kita lakukan secara bertahap. Konsepnya ke depan, satu untuk SMK Negeri kita lengkapi dengan ruang kelasnya, ruang praktiknya, sarana praktiknya, utilitasnya dan ruang penunjang lainnya,” ujar Tabrani.

“Jika sudah selesai, kita pindah ke sekolah lain, kita lengkapi dan Insya Allah pada saatnya nanti SMK di Banten menghasilkan SDM yang diharapkan dunia usaha industri,” Tabrani menambahkan.

Dikatakan Tabrani, Pemerintah Provinsi Banten membangun Ruang Kelas Baru (RKB) di SMK/SMA/SKH karena terdapat sekolah yang menerapkan pembelajaran gilir ganda (double sift) serta memfungsikan peruntukan ruangan sekolah sebagaimana mestinya.

“RKB dibangun lebih, disebabkan karena ada sekolah yang menerapkan double sift, juga ada yg menggunakan ruang kelas lain misalnya di laboratorium. Sekarang kalau ruang kelasnya sudah lengkap, kita fungsikan ruangan itu sesuai dengan peruntukannya. Misalnya laboratorium, ya untuk laboratorium, Perpus, ya untuk Perpus,” tutupnya.

Facebook Comments
Example 120x600