Scroll untuk baca artikel
Bencana AlamBeritaPeristiwa

Polda Bengkulu Amankan Lokasi Gempa, Siapkan Tenda Pengungsi dan Pelayanan Psikologi untuk Korban Gempa

217
×

Polda Bengkulu Amankan Lokasi Gempa, Siapkan Tenda Pengungsi dan Pelayanan Psikologi untuk Korban Gempa

Sebarkan artikel ini
Trauma Healing dan Pendampingan Psikologis untuk warga, terutama anak-anak dilakukan oleh tim psikologi Polda Bengkulu. (Foto : Mabes Polri)

Triberita.com | Bengkulu – Pasca gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang Bengkulu, pada Jumat (23/5/2025) dini hari, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, turun langsung memantau ke lapangan dan meninjau kondisi masyarakat serta lokasi terdampak bencana.

Diketahui, gempa yang berpusat di laut pada kedalaman 80 kilometer tersebut, memiliki mekanisme sesar naik (intraslab) yang meskipun dalam, tetap menimbulkan guncangan signifikan di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Bengkulu.

Hingga Jumat siang, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Namun, gempa menyebabkan ratusan rumah mengalami kerusakan ringan dan berat, serta sejumlah fasilitas umum di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara.

Dalam kunjungannya, Kapolda Bengkulu menyambangi sejumlah titik kerusakan sekaligus menyapa warga yang terdampak, termasuk menjenguk dua korban gempa yang tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono saat meninjau kondisi masyarakat serta lokasi terdampak bencana gempa, memastikan seluruh personel akan terus bersiaga dan mendampingi masyarakat hingga kondisi sepenuhnya pulih. (Foto : istimewa)

Didampingi Kabid Dokkes, Kapolda juga memberikan bingkisan dan bantuan sebagai wujud empati dan dukungan moril.

Sebagai bentuk tanggap darurat, Polda Bengkulu mengerahkan berbagai satuan untuk membantu pemulihan pasca bencana.

Adapun bantuan yang dilakukan, yakni pendirian tenda bagi pengungsi oleh personel Samapta dan Brimob di sejumlah titik untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Kemudian, penyediaan dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan makan para pengungsi.

Selain itu, juga dilakukan pengamanan lokasi oleh Polresta Bengkulu untuk menjaga situasi tetap kondusif serta pembersihan puing bangunan yang roboh untuk membuka akses jalan dan mempercepat pemulihan.

Pada pelaksanaan itu, juga dilaksanakan memberikan santunan dan bantuan sosial secara langsung oleh Kapolda kepada warga terdampak.

Selanjutnya, juga ada pelayanan kesehatan oleh tim Biddokkes Polda Bengkulu berlokasi di lokasi pengungsian dan rumah sakit.

Baca Juga :  Proyek Pasar Grogol Kota Cilegon Banten Senilai Rp2 Miliar, Gunakan Sertifikat Milik Tukang Ojol

Trauma Healing dan Pendampingan Psikologis untuk warga, terutama anak-anak, juga dilakukan oleh tim psikologi Polda Bengkulu.

Selain itu, Kapolda Bengkulu juga menurunkan total 825 personel dalam operasi kemanusiaan ini, terdiri dari Ditsamapta 300 personel, Satbrimob 300 personel, Biddokkes 17 personel, Biro SDM 8 personel, serta anggota dari Polresta Bengkulu sebanyak 200 personel.

Data Sementara Dampak Gempa (per 23 Mei 2025, pukul 14.30 WIB)

Dalam peristiwa gempa bumi ini, tercatat sebanyak 696 jiwa dan untuk korban jiwa nihil. Dengan rincian, 169 rumah rusak, 2 sekolah,  1 masjid, 1 kantor camat , 1 fasilitas umum (Gedung Balai Buntar) dengan Total  174 bangunan.

Kabupaten Bengkulu Tengah, terdapat 2 rumah warga rusak berat (Desa Nakau dan Desa Pondok Kubang) dan 3 sekolah rusak (PAUD Lubuk Unen, SDN 2 Bengkulu Tengah, SMKN 2 Bengkulu Tengah)

Kapolda Bengkulu memastikan seluruh personel akan terus bersiaga dan mendampingi masyarakat hingga kondisi sepenuhnya pulih.

Kapolda menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat, merupakan bentuk nyata bahwa negara hadir saat masyarakat tertimpa musibah.

Facebook Comments