Scroll untuk baca artikel
BeritaKriminalPeristiwa

Polres Karawang Berhasil Ungkap Tabir Terbunuhnya Karyawan Pabrik

116
×

Polres Karawang Berhasil Ungkap Tabir Terbunuhnya Karyawan Pabrik

Sebarkan artikel ini
Kapolres Karawang saat konfrensi pers pengungkapan kasus pembunuhan berencana. (Foto : istimewa)
Kapolres Karawang saat konfrensi pers pengungkapan kasus pembunuhan berencana. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Karawang – Polres Karawang berhasil mengungkap tabir terbunuhnya seorang karyawan pabrik, yang diduga menjadi korban pembegalan di sasak Misran, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Kapolres Karawang, AKBP Whirdanto Hadicaksono mengungkapkan telah menetapkan OC istri korban dan PD adik ipar korban sebagai tersangka pembunuhan berencana, pada Selasa (16/1/2024).

AKBP Whirdanto Hadicaksono mengatakan, telah berhasil membuka tabir modus dengan begal tersebut itu tidak benar, motifnya bukan begal, jadi begal itu hanya sekedar skenario saja yang dibuat untuk menutupi motif sesungguhnya.

“Hasil penyelidikan Satreskrim Polres Karawang bersama Jatanras Polda Jawa Barat, kami menemukan petunjuk motif utamanya adalah masalah sakit hati dan dendam istri korban sendiri, kami mencurigai istri korban yang pada awal mulanya tidak ingin jenazah korban di autopsi, “ kata AKBP Whirdanto Hadicaksono, saat Konferensi pers di Aula Media Center Polres, Selasa (16/1/2024).

Ia menambahkan, setelah dilakukan analisa CCTV bahwa betul yang menjadi pelaku utama melakukan eksekutor itu ada dua orang, salah satunya adalah adik ipar korban yang merupakan adik kandung dari istri korban dengan inisial PD (19) dan belum bekerja.

(foto : istimewa)
(Foto : istimewa)

“Kami mendapati sejumlah kecocokan yang kami dalami melalui analisa CCTV bahwa ternyata adanya kemiripan antara pelaku yang terekam di CCTV dengan profil di medsos dari adik korban. Setelah kami lakukan interogasi secara mendalam akhirnya terbukalah tabir motif sesungguhnya dari kejadian pembunuhan berencana ini, yaitu pembunuhan memiliki motif dendam sakit hati karena istri korban selama ini sudah tidak harmonis rumah tangganya, dan sering terjadi percekcokan permasalahan ekonomi, di mana korban sudah mulai sering untuk membatasi nafkah kepada sang istri,” imbuhnya Kapolres Karawang.

Baca Juga :  Akhir Ramadhan, DPD Bapera Karawang Bukber dan Santuni Anak Yatim

Setelah dilakukannya interogasi dengan tersangka secara mendalam, berdasarkan informasi dari tersangka akhirnya terbukalah motif pembunuhan berencana yang dilakukannya, Whirdanto menjelaskan bahwa kejadian pembunuhan berencana ini memiliki kaitan dendam dan sakit hati karena istri korban selama ini sudah tidak harmonis rumah tangganya.

“Atas perbuatannya, kami menjerat pelaku dengan Pasal 340, Pasal 56 dan atau Pasal 338, 365 tentang pembunuhan berencana hingga menyebabkan korban tewas, dengan hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup,” pungkasnya.

Facebook Comments
Example 120x600