Triberita.com | Tangerang Banten – Polres Metro Tangerang Kota melibatkan Puslabfor Polri untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang menghanguskan belasan gudang di Kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang, yang terjadi pada Jumat (31/1/2025) lalu.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pelibatan Puslabfor guna mengungkap penyebab kebakaran gudang mainan itu.
“Kami akan libatkan Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab kebakaran, termasuk titik sumber api pertama ada dimana,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (1/2/2025).
Menurutnya, pelibatan pihak Puslabfor Polri dilakukan guna mengungkap penyebab kebakaran yang melalap belasan bangunan gudang di wilayah tersebut.
Adapun Tim Puslabfor Mabes Polri akan datang ke Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah benar-benar menangani dan memadamkan api kebakaran.
“Setelah proses pemadaman selesai dilakukan, tim BPBD kan masuk ke proses pendinginan, baru nanti setelah itu kami akan datangkan Puslabfor,” ujarnya.
Kapolres manambahkan, Tim Puslabfor Mabes Polri dijadwalkan mendatangi lokasi kejadian setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD memastikan api telah sepenuhnya padam.
“Setelah proses pemadaman selesai dilakukan, tim BPBD dan masuk ke proses pendinginan, baru nanti setelah itu kami akan datangkan Puslabfor,” ujarnya.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten melaporkan, bahwa peristiwa kebakaran di Kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Jumat (31/1/2025) siang, telah melalap sebanyak 13 gudang penyimpanan barang di wilayah itu.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, dalam penanganan insiden kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan sebanyak 48 personel dengan delapan unit kendaraan pemadam.
“Total 48 personel dan 8 unit kendaraan Damkar yang juga diperbantukan pihak kawasan pergudangan,” jelasnya.
Untuk dugaan sementara terhadap musibah kebakaran yang melanda gudang penyimpanan mainan ini, akibat adanya korsleting listrik di dalam bangunan tersebut.
Dikatakan Ujat, dalam hal ini, pihaknya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa, baik itu meninggal maupun luka.
“Korban tidak ada. Sementara untuk penyebab, biasanya barang mudah terbakar bisa jadi pemantik,” kata dia.

















