Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Rumah Warga di Tanara Serang Banten Tersambar Petir, Tidak Ada Korban Jiwa

185
×

Rumah Warga di Tanara Serang Banten Tersambar Petir, Tidak Ada Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Minggu (22/2/2026) malam, menyebabkan satu rumah milik warga Kampung Pegadungan, Desa Tenjoayu, terbakar akibat sambaran petir. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Personil Polsek Tanara Polres Serang Polda Banten yang mendapat laporan, bergerak cepat mendatangi lokasi untuk membantu pengamanan serta berkoordinasi dengan pihak terkait, menyusul terjadinya kebakaran rumah dan warung milik Sanah (50), pada Minggu (22/2/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Diperoleh informasi, saat itu sedang hujan lebat disertai petir, Sanah pemilik rumah, hendak keluar rumah untuk menuju kediaman tetangga. Secara tiba-tiba, petir menyambar rumahnya, hingga menimbulkan percikan api.

Akibat sambaran tersebut, Sanah terpental sejauh kurang lebih satu meter. Beruntung, Sanah tidak mengalami luka serius, meski sempat terjatuh akibat kerasnya sambaran petir tersebut.

Percikan api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah berikut warung milik Sanah yang berada di bagian depan rumah.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu, langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Serang tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Personel Polsek Tanara bersama Tagana Kecamatan Tanara, juga turun tangan mengamankan lokasi dan membantu warga.

Atas kejadian itu, Kapolsek Tanara AKP Teguh Yuni mengatakan, bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu mendapat informasi, anggota langsung menuju TKP untuk membantu pengamanan serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar AKP Teguh Yuni, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan korban, kebakaran dipicu oleh sambaran petir saat intensitas hujan cukup tinggi.

Baca Juga :  Oknum Pimpinan Ponpes di Banten Pelaku Cabul 29 Santriwati ternyata Beristri 3

“Sambaran petir mengenai bagian rumah, sehingga menimbulkan percikan api dan dengan cepat membesar karena sebagian bangunan dan isi warung mudah terbakar,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan yang terbakar.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah kepolisian serta berkoordinasi dengan pihak Desa Tenjoayu, guna pendataan dan penanganan lanjutan,” ujarnya.

Facebook Comments