Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaKriminalNewsPeristiwa

Sadis, Gadis Cantik di Pandeglang Diduga Korban Rudapaksa Dukun Cabul

434
×

Sadis, Gadis Cantik di Pandeglang Diduga Korban Rudapaksa Dukun Cabul

Sebarkan artikel ini

Penyidik dari PPA meminta keluarga membawa korban untuk visum di Rumah Sakit Bhayangkara

Ilustrasi
Ilustrasi

Triberita.com, Pandeglang Banten – NR (30) seorang dukun cabul, diamankan warga, dan diserahkan ke kantor polisi. Pelaku kini mendekam diruang tahanan Polres Pandeglang Polda Banten.

Kepala Unit PPA Polres Pandeglang, Inspektur Polisi Dua (IPDA) Akbar, membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan.

“Saya belum menggali begitu dalam informasi dari korban, karena terlihat dari raut wajahnya terguncang. Adapun untuk pelaku subuh kemarin, Jumat (17/02/23) telah diamankan oleh warga dan dibawa ke polsek,” ujar IPDA Akbar, Sabtu (18/02/23).

Setelah pelaku diamankan di polsek, keluarga korban membuat laporan ke Unit PPA Polres Pandeglang. Penyidik dari PPA meminta keluarga membawa korban untuk visum di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Pas mau Magrib, Jumat kemarin, korban berangkat ke Rumah Sakit Bhayangkara. Untuk melakukan visum,” katanya.

Informasi diperoleh Triberita.com, gadis cantik berusia 20 tahun di Kabupaten Pandeglang, dilaporkan menjadi korban pencabulan. Gadis cantik korban pencabulan itu sebut saja Melati (nama samaran).

Kasus pencabulan terhadap Melati, sudah berkali-kali dilakukan oleh dukun cabul berinisial NR (30), yakni sejak tahun 2022 lalu.

Usup, keluarga korban mengungkapkan, pencabulan baru terungkap pada Februari 2023.

“Kami tentu tidak menyangka NR begitu tega mencabuli korban hingga berkali-kali. Bahkan dalam sehari itu bisa sampai lima kali,” katanya, setelah membuat laporan di Unit PPA Polres Pandeglang.

Dikatakan Usup, korban Melati pertama kali mengalami perbuatan pencabulan oleh pelaku NR, pada bulan puasa tahun 2022 lalu. Namun korban saat itu tidak menyadari, karena pelaku sebelum melakukan aksi bejatnya meminta korban meminum air yang diakui NR sudah diberi mantra.

“Pelaku ini dikenal sebagai dukun. Kenal pertama kali dengan pelaku NR, ketika NR mengobati pamannya korban. Kemudian menjadi paranormal kepercayaan keluarga korban. Rupanya, hal itu diduga modus NR untuk merenggut kegadisan korbannya, yaitu Melati,” katanya.

Usup menegaskan, pelaku NR ini sangat tega. Sudah dipercaya keluarga, malahan merusak masa depan korban, dengan menodainya hingga berkali-kali.

Baca Juga :  Info Orang Hilang, Linda Pergi Meninggalkan Rumah Sejak Minggu 16 Juli Hingga Kini belum Ditemukan

Diterangkan oleh Usup, keluarga baru mengetahui kejadian pencabulan, setelah korban berani menceritakan kejadiannya.

Reporter / Penulis: Daeng Yusvin

Editor: Riyan

Facebook Comments