Scroll untuk baca artikel
Banten RayaKriminalNewsPeristiwa

Sadis, Komplotan Perampok di Banten Tembak Warga saat Aksinya Dikepung Massa

148
×

Sadis, Komplotan Perampok di Banten Tembak Warga saat Aksinya Dikepung Massa

Sebarkan artikel ini
Seorang warga tertembak kakinya oleh komplotan perampok (foto: istimewa)
Seorang warga tertembak kakinya oleh komplotan perampok (foto: istimewa)

Triberita.com, Serang Banten,- Aksi perampokan menggunakan senjata api kembali terjadi di Serang, Provinsi Banten.

Kali ini menimpa salah seorang warga Desa Ranjeng, Kecamatan Serang, Provinsi Banten, bernama Jumadi (34).

Korban selain mengalami luka tembak di betis kaki kiri, satu proyektil juga bersarang dibagian pinggang kiri, dan luka terserempet peluru di tangan kiri. Perampok melepaskan tembakan karena sudah terkepung oleh warga.

Keterangan yang didapat, komplotan perampok berjumlah sekitar 6 orang menggunakan 3 unit sepeda motor dan membawa senjata api (senpi) menyatroni rumah salah seorang warga di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat (3/11/2023) dinihari, sekira pukul 03.00 WIB.

Ketika melakukan aksinya, perampok dipergoki sejumlah pemuda warga setempat. Saat itu, kawanan perampok sedang berada di garasi dan mencoba membobol mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi (nopol) A 1120 FN warna hitam.

Para warga yang melihat gerak-gerik mencurigakan, langsung mendatangi perampok dengan membawa alat yang dijadikan senjata untuk membela diri. Perampok yang panik karena aksinya dipergoki warga, sempat baku hantam dengan warga.

Perkelahian antara komplotan perampok dengan warga terhenti usai salah satu perampok menembak warga. Setelah menyebabkan warga terluka, keenam perampok kabur.

Namun rupanya, aksi kejahatan yang dilakukan para perampok tidak berhenti sampai di situ saja. Mereka mencegat tukang ojek bernama Rohman (64), warga Gosara, Kecamatan Ciruas, dan membawa kabur sepeda motornya.

Atas kejadian itu, Kasat Reskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady Eka Setyabudi saat dikonfirmasi beberapa wartawan, membenarkan kejadian tersebut. Kini pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam.”Masih penyelidikan mendalam,” ujar Kasat, Jumat (3/11/2023).

Terkait kondisi salah satu warga yang menjadi korban penembakan oleh perampok, Andi menyebutkan korban saat ini dirawat di sebuah rumah sakit, menderita luka tembak pada bagian tangan dan kakinya.

Baca Juga :  Bejad, Seorang Siswi SMP di Kota Serang Diduga Disetubuhi Tiga Rekannya secara Bergilir

“Masih dirawat di rumah sakit, kondisi korban stabil karena terkena di bagian kaki dan tangan,”katanya, seraya menambahkan, Polsek Ciruas bersama Satreskrim Polres Serang Polda Banten, masih melakukan penyelidikan terkait perampokan bersenjata api tersebut.

Facebook Comments
Example 120x600