Scroll untuk baca artikel
BeritaNasionalPemilu2024Politik

Serukan Tidak Ada Kata Mundur, Capres Ganjar: Kalau Dihalangi, Tabrak

252
×

Serukan Tidak Ada Kata Mundur, Capres Ganjar: Kalau Dihalangi, Tabrak

Sebarkan artikel ini
Capres Ganjar Pranowo pada Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud se-Jawa di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).(Foto: Ist)

Triberita.com | Jakarta – Para ketua umum partai politik (parpol) pengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden RI, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Ganjar-Mahfud se-Jawa di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Calon Presiden RI Ganjar Pranowo tiba di lokasi Rakornas Relawan pukul 18.00 WIB mengenakan pakaian kemeja warna hitam.

Ganjar datang dari barisan tengah tempat duduk relawan sambil menyapa dan sesekali menghadapkan wajah kepada telepon genggam massa yang siap mengabadikan momen.

Seketika teriakan massa tidak bisa terbendung di dalam Hall B Jiexpo Kemayoran. Ganjar langsung disambut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sudah ada di atas panggung.

Sesampai di atas panggung, Ganjar langsung mengangkat ketiga jari di tangan kanan ke hadapan massa. Seketika, semua pendukung bersorak-sorai sambil mengelukan nama Ganjar dan Mahfud.

Dihadapan ribuan relawan, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan semangat kepada seluruh relawannya, dan menginstruksikan bahwa masa kampanye mulai pada Selasa (28/11/2023) dan mereka tidak boleh mundur dalam upaya memenangi Pilpres 2024.

“Mulai besok pagi, tidak ada kata mundur. Kita akan maju terus. Kalau dihalangi, kita tabrak,” kata Ganjar.

Ganjar berharap, selama masa kampanye hingga 10 Februari 2024, seluruh relawan Ganjar-Mahfud mulai terjun ke tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, dan harapan mereka.

Seluruh posko pemenangan pun diharapkan aktif, sehingga masyarakat bisa datang untuk mengadu dan memberikan dukungan.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, menyinggung soal kezaliman yang menurutnya saat ini terjadi secara masif di Indonesia. Dia mengajak relawan untuk melawan itu.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas IKN, Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Pusat

Arsjad Rasjid, dalam sambutan dihadapan ribuan Relawan Ganjar-Mahfud Se-Pulau Jawa peserta Rakornas, mulanya bicara terkait kondisi Indonesia yang menurutnya saat ini sedang tidak baik-baik saja.

“Ibu Bapak serta saudara-saudara sekalian, saat ini kita ada di masa yang tidak baik-baik saja. Betul?,” ujar Arsjad dalam sambutan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Menurut Arsjad, Pilpres 2024 bukan sekadar melawan dua pasangan capres dan cawapres lain. Dia menyebut saat ini pihaknya melawan kezaliman yang masif.

“Di pilpres kali ini kita tidak hanya bertarung melawan paslon lain, kita juga sedang melawan kezaliman yang masif,”terang Arsjad.

“Lawan, lawan, lawan, lawan,” teriak ribuan relawan.

Bukan tanpa alasan Arsjad menyebut kecurangan Pemilu 2024 sudah terjadi. Bahkan, kata dia, konstitusi diganti hanya demi memuluskan jalan satu orang menjadi cawapres.

“Keliatan sudah banyak kasus yang terjadi. Bahkan UU, konstitusi kita diutak-atik. Apakah kita harus diam? Apakah kita harus ragu? Tidak! Tidak! Diam bukan berarti takut. Kita harus tetap semangat, harus gigih dan jangan gentar! Berani?” tanya Arsjad.

“Berani. Lawan,” sambut relawan.

Arsjad lantas mengajak seluruh relawan Ganjar-Mahfud untuk melawan kezaliman tersebut. Ia juga meminta para relawan memegang hati rakyat guna memenangkan Ganjar-Mahfud.

“Kita harus lawan kezaliman, yang paling penting kita harus pegang hari rakyat. Pegang hati rakyat, itulah tugas kita,” ujarnya.

Facebook Comments