Seiring dengan meningkatnya kasus DBD, Dr.Ahmad sangat setuju dengan Dinas Kesehatan, bahwa kasus DBD ini perlu ditangan secara maksimal oleh semua unsur pemerintah, baik desa dan masyarakat.
“Dan ini menjadi agenda gerakan Berantas DBD Serentak Kabupaten Subang,” ucapnya.
Kepala Desa Sindangsari Kecamatan Kasomalang pun mengucapkan terimakasih kepada RSUD Ciereng yang telah menyelamatkan warganya dari ganasnya penyakit demam berdarah.
“Saya sebagai Kades Sindangsari dan mewakili Pemerintahan Desa berserta masyarakat Sindangsari mengucapkan terimakasih kepada Dokter Ahmad yang dengan ikhlas membantu pelayanan kesehatan untuk warga Sindangsari Kembali sembuh,” kata Kades, Vovi.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Dr Maxi mengatakan bahwa kasus penyakit demam berdarah di Kabupaten Subang sudah sangat mengkhawatirkan, peningkatan selama satu bulan melonjak tajam, yakni 4 kali lipat dengan perbandingan angka kejadian kasus 2023. Dalam setahun, ada 618 kasus DBD dengan 7 kematian.
“Tetapi di tahun 2024 dalam sebulan, Januari ini baru 1 bulan sudah ada kasus 147 dengan 3 kematian,” kata Dr. Maxi.

















