Scroll untuk baca artikel
Banten Raya

Usut Dugaan Penyelewengan Keuangan, Satgas Mabes Polri Tinjau Lokasi PON XXI

439
×

Usut Dugaan Penyelewengan Keuangan, Satgas Mabes Polri Tinjau Lokasi PON XXI

Sebarkan artikel ini
Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol. Arief Adiharsa. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Tim satgas dari Mabes, hari Jumat (13/9/2024) besok, akan meninjau kelokasi penyelenggaraan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), untuk mengusut dugaan penyelewengan keuangan.

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol. Arief Adiharsa mengatakan, langkah tersebut setelah berkoordinasi dengan Menpora Dito Ariotedjo mengenai dugaan penyelewengan tersebut.

“Koordinasi sudah dilakukan melalui satgas pendampingan giat PON XXI Aceh dan Sumatera Utara Mabes Polri,” ujarnya.

“Tim satgas dari Mabes, Jumat besok meninjau ke lokasi PON XXI, diantaranya untuk memberikan pendampingan Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan mendalami hal yang dilaporkan,” kata Arief, Kamis (1/9/2024).

Lebih lanjut Arief menjelaskan, bahwa satgas pendampingan merupakan tim gabungan dari Tipikor Bareskrim Polri, Polda Aceh, dan Polda Sumatera Utara.

“Selain melakukan peninjauan, laporan dari Menpora melalui satgas akan ditelaah dan diklarifikasi,” terangnya.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2024 tentang Satgas Pengawalan Penyelenggaraan PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut dan Pekan Paralimpiade Nasional XVII 2024 di Jawa Tengah, Bareskrim Polri menjadi bagian satgas bidang pendampingan tata kelola.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, mengaku akan melaporkan dugaan penyelewengan penyelenggaraan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) ke Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Instansi kedua ini, disebut bagian dari satuan tugas (satgas) tata kelola penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut.

“Kebetulan Kejagung dan Bareskrim Polri menjadi Satgas pendampingan tata kelola penyelenggaraan PON dalam Keppres No 24 Tahun 2024,” kata Dito.

Dito menyebut, semua hal yang dilaporkan terkait penyampaiannya, pasti dijadikan bahan untuk pendampingan dan pelaporan. Prinsipnya, kata dia, ingin menjadikan PON terlaksana dengan sukses.

Baca Juga :  Pengurus DPC Granat Cilegon Banten Dilantik, Wali Kota Helldy Agustian Serukan Aksi Bersih Narkoba

Namun, ketika ditanya waktu pembuatan laporan ke Bareskrim Polri dan Kejagung, Dito tak menjawab lugas. Dia hanya memastikan telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Kejagung.

Facebook Comments