Scroll untuk baca artikel
Bandung RayaBeritaPendidikan

Viral, Curhatan Wali Murid SDN Cipendeuy Dipungut Biaya Beli Kursi Belajar, Bupati Hengky Diserang Netizen

458
×

Viral, Curhatan Wali Murid SDN Cipendeuy Dipungut Biaya Beli Kursi Belajar, Bupati Hengky Diserang Netizen

Sebarkan artikel ini

Curhatan seorang wali murid di SDN Cipeundeuy, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) keluhkan dugaan pungutan biaya tambahan

Triberita.com, Bandung Barat – Baru baru ini publik digemparkan dengan curhatan seorang wali murid di SDN Cipeundeuy, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) keluhkan dugaan pungutan biaya tambahan.

Dimana sebelumnya, orang tua murid menjadi beban karena pihak sekolah meminta bantuan untuk membeli kursi dan meja yang nantinya akan digunakan untuk proses belajar mengajar.

Dalam unggahan akun Instagram Info Bandung Barat Cimahi curhatan salah satu orangtua murid dinarasikan, ‘orangtua murid dibebankan biaya sebesar Rp.125.000 sedangkan tidak semua orangtua mampu membayar uang segitu min’. Unggahan ini viral di media sosial (medsos).

Hal itu turut juga ramai diperbincangkan di salah satu aplikasi platform WhatsApp Group (WAG) dan heboh dipergunjingkan, pasalnya, informasi yang di dapat pihak sekolah telah melakukan pengajuan ke intansi terkait namun hingga saat ini belum ada progres.

Kondisi ruang belajar mengajar di SDN Cipendeuy menggunakan karpet (foto: @infobdgbaratcimahi)
Kondisi ruang belajar mengajar di SDN Cipendeuy menggunakan karpet (foto: @infobdgbaratcimahi)

Mirisnya, yang lebih memprihatinkan lagi, di SDN 1 Cipeundeuy beberapa siswa yang tidak mendapatkan bangku kursi dan meja terpaksa harus belajar menggunakan karpet (alas).

Dalam unggahan foto memperlihatkan, kondisi ruangan sekolah nampak bersih berlantai keramik itu nampak biasa biasa saja.

Namun yang membuat berbeda yakni ruang belajar mengajar itu menggunakan sebuah karpet merah terdapat meja guru serta lemari kayu warna coklat di pojok kiri dan kanan.

Unggahan itu berhasil menyita perhatian warganet yang mayoritas masyarakat Bandung Barat dengan like 907 kali dan ratusan komentar miring yang tertuju kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan.

Salah satu mediagram centang biru @erwinmoron_official turut memberikan komentar bentuk rasa empati terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga :  Kapolri Beri Apresiasi Langsung ke TNI yang Berputar Diatas Helikopter Selamatkan Kapolda Jambi dan Tim Gabungan
Komentar netizen sindir Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan (foto: @infobdgbaratcimahi)
Komentar netizen sindir Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan (foto: @infobdgbaratcimahi)

“Serius kang Hengky Kurniawan,” cuit erwinmoron dilansir kantor triberita.com Selasa 18 Juli 2023.

“Parahnya kang, mangkanya nyari pemimpin asli putra daerah teh gini nih biar tau daerah sendiri, bukan pemimpin karbitan enggak ngerti apa-apa,” timpal komentar @indrayu***.

“Kenapa enggak lapor ke dinas pendidikan? seharusnya lapor ke disdik supaya bisa bantu biaya alat-alat seperti meja kursi buku dll,” tulis komentar warganet lain @nurmali***.

“Ayo para caleg ini kesempatan kalian untuk mencari suara,” sindir netizen lain @nurman**.

“@hengkykurniawan sareng @ridwankami kewenangan saha ieu (pak Hengky dan pak Ridwan Kamil kewenangan siapa ini),” sambung komentar @t_81***.

“Gimana nih kok tidak ada penunjang kegiatan belajar mengajarnya pak Hengky dan pak Ridwan Kamil,” tutup komentar @drie_hen***.

Sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari pihak SDN Cipendeuy maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, tim masih terum menelusuri kebenaran berita tersebut.

 

Sumber/foto: Instagram @infobdgbaratcimahi

Penulis: Abdul Kholilulloh

Facebook Comments