Triberita.com | Jakarta – Akhir-akhir ini, dunia kesehatan global dihadapkan pada tantangan baru dengan munculnya virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang mulai merebak di China. Penyebaran virus ini menjadi perhatian internasional, termasuk Indonesia.
Kabarnya, kasus HMPV ini sudah melonjak di China, akibat cepatnya penyebaran virus yang meluas.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dengan menjaga Kesehatan agar terhindar dari virus ini.
Untuk diketahui, HMPV ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001, dikenal sebagai penyebab infeksi saluran pernapasan yang dapat mempengaruhi individu dari segala usia, namun paling berbahaya bagi anak-anak.
Tak hanya itu, virus ini juga cukup berbahaya bagi orang dewasa usianya tua, juga orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan otoritas kesehatan di seluruh dunia kini berupaya untuk memahami dan mengendalikan penyebaran virus ini.
Kemenkes RI mengajak masyarakat agar melakukan langkah-langkah preventif yang dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular, diantara seperti menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum
Hal ini diungkapkan Juru Bicara Kemenkes RI, drg. Widyawati, MKM, dilansir dari laman resmi Kemenkes, Minggu (5/1/2025).
Widyawati menjelaskan, untuk saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia.
“Meski begitu, kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan,” jelasnya.
Seiring dengan itu, perkembangan situasi wabah HMPV di China dan negara-negara lain terus dipantau oleh Pemerintah RI. Menurut Widyawati, pemerintah melakukan beberapa Langkah antisipasi melalui peningkatan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara, termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif. Upaya ini dilakukan agar virus ini tidak masuk ke Indonesia,” jelas Widyawati.
Apa Itu HMPV?
Virus Human Metapneumovirus atau HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Gejala yang terkena virus ini mirip dengan flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Namun dalam kasus berat, virus HMPV berpotensi terjadinya komplikasi seperti bronkitis atau pneumonia.
Masih dilansir dari Kemenkes, biasanya, virus HMPV tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, tetapi berisiko lebih tinggi bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Terutama mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, gangguan pernapasan, atau penyakit jantung.
Sayangnya, vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV ini, hingga saat ini belum ada.
Kendati begitu, sebagai langkah untuk membantu meringankan gejala HMPV, Kemenkes menyarankan agar perawatan suportif seperti rehidrasi, pengendalian demam, dan istirahat cukup efektif.
Selain mengajak masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan virus ini, pemerintah melalui Kemenkes juga menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menerapkan langkah pencegahan. Kemudian, segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

















