Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Juju Juwita (44) warga Kampung Rawa Aren, RT01/RW17, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mengalami luka usai diduga dianiaya pada, Minggu 11 Juni 2023, sekitar pukul 19.35 WIB.
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dugaan penganiayaan itu dilakukan oleh cucunya dengan cara melemparkan kursi kayu ke bagian kepala.
Ia menjelaskan, berawal dari mendengar teriakan wanita meminta tolong, ia dan dua rekannya yang tengah duduk langsung bergegas menuju sumber suara.
“Kronologi awal tidak tau, cuman pas denger ada teriakan saya dan tetangga yang lagi duduk langsung lari ke sumber lokasi, dan bener ada kejadian keributan,” kata warga saat ditemui pewarta triberita.com Minggu malam.
Melihat kejadian tersebut, kata dia, kaget lantaran wanita paruh baya itu bersimbah darah mengalami luka cukup dalam di kepala sebelah kiri dan langsung dibawa ke klinik terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama.

“Warga sempet keluar dan terduga pelaku yang diketahui cucunya sempat dilerai kami dan pak RW sekitar,” jelasnya.
“Melihat kondisinya parah banyak darah langsung dibawa ke klinik, sedalam sekitar 6 cm dan terdapat 3 jahitan,” sambungnya.
Sementara itu, Juju Juwita didampingi suami H. Sutino usai dilakukan perawatan di klinik terdekat, ia menjelaskan, kejadian itu diduga adanya miskomunikasi dengan cucu inisial R (19).
Ia menyebut, kondisi saat ini, masih dalam trauma dan kesakitan menahan jahitan dikepala, kini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Tambun Selatan.
“Alhamdulillah udah diobati tadi di klinik dan langsung ke RS Juanda, terimakasih buat warga sekitar yang membantu saat ini udah lapor polisi,” kata Juju sembari memegang kepala menahan sakit.
Pantauan dilokasi pukul 23.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan tengah berada dilokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti (satu buah kursi) serta saksi.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak polisi, kasus ini tengah dilakukan penyelidikan lebih jauh, guna mengungkap motif penganiayaan tersebut petugas juga memburu terduga pelaku yang sempat melarikan diri pasca melakukan penganiayaan.
Fot: ilustrasi penganiayaan (intim.news)

















