Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBencana AlamBeritaPeristiwa

Waspada Bencana Hidrometeorologi, BPBD Lebak Banten Siapkan Langkah Mitigasi

51
×

Waspada Bencana Hidrometeorologi, BPBD Lebak Banten Siapkan Langkah Mitigasi

Sebarkan artikel ini

Triberita.com | Lebak Banten – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyiapkan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi pada November 2023.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), November ini merupakan musim hujan dan masuk dalam peralihan musim, sehingga harus mewaspadai bencana tanah longsor, banjir, dan angin kencang.

Sebagai informasi, bencana hidrometeorologi, adalah bencana yang disebabkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, suhu, angin dan kelembaban. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.

Sebelumnya diketahui, bencana angin kencang dan tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga, dan Bayah setelah hujan deras disertai angin melanda seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (8/11/2023), mengakibatkan pohon beringin berukuran besar tumbang di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tepatnya di Pertigaan Ciodeng.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah mitigasi dalam mewaspadai bencana peralihan musim.

“Untuk mitigasi bencana sendiri, kita sudah rapat berkoordinasi terkait dengan bencana musim penghujan ini,” terang Febby, Jumat (10/11/2023).

Diungkapkan Febby, dari 28 kecamatan di Lebak, ada beberapa daerah yang menjadi pantauan BPBD Lebak karena rawan bencana longsor dan banjir.

“Ada beberapa daerah yang tentunya menjadi pantauan, terutama daerah-daerah yang menjadi langganan banjir,” ujarnya.

Dalam melakukan langkah mitigasi bencana, BPBD Lebak sudah menyiagakan peralatan untuk mengantisipasi bencana.

“Kita sudah menyiagakan perahu kerat, pelampung, kemudian peralatan-peralatan lainnya untuk penanggulangan banjir. Kita juga sudah berkoordinasi dengan PUPR, karena selain banjir ada juga longsor, karena kemarau cukup lama dan longsor juga cukup tinggi,” paparnya.

Facebook Comments
Example 120x600