Scroll untuk baca artikel
Banten RayaMudik Lebaran 2024

886 Personel Gabungan Polres Cilegon Diterjunkan Pengamanan Jalur Mudik 2024

264
×

886 Personel Gabungan Polres Cilegon Diterjunkan Pengamanan Jalur Mudik 2024

Sebarkan artikel ini
Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro. (Foto: Daeng Yusvin)

Triberita.com | Cilegon Banten – Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro menuturkan, puncak arus mudik Lebaran 1445 Hijriyah, diperkirakan akan terjadi pada H-2 lebaran. Sedangkan untuk puncak arus balik diprediksikan akan terjadi pada H+3 lebaran.

Diprediksi arus mudik tahun 2024 ini akan mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 Hijriah, sebanyak 886 personel gabungan akan diterjunkan pada Operasi Ketupat Maung 2024 di wilayah hukum Polres Cilegon Polda Banten. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 4-16 April 2024.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro usai rapat persiapan mudik lebaran 2024 di Mapolres Cilegon beberapa waktu lalu.

“Kegiatan Operasi Ketupat Maung 2024 akan dilaksanakan mulai tanggal 4-16 April 2024. Personel yang dilibatkan dalam gabungan untuk Cilegon 886 personel,” katanya kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

Eko mengungkapkan, Operasi Ketupat Maung 2024 digelar dalam rangka mengamankan dan kelancaran arus mudik lebaran, terutama yang akan menuju Pelabuhan dan menyeberang ke Pulau Sumatera.

Oleh karena itu, untuk menunjang kelancaran pengamanan arus mudik lebaran 2024 ini, polisi mendirikan sejumlah pos yang tersebar di wilayah hukum Polres Cilegon.

“Untuk pos, ada 80 Pos Pantau, 6 Pos Pelayanan, 9 Pos PAM, dan beberapa Pos Datur yang digelar di wilayah hukum polres Cilegon,” ujar Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro, yang merupakan kapolres termiskin di wilayah hukum Polda Banten.

Hal itu berdasarkan perbandingan harta kekayaan para kapolres di wilayah hukum Polda Banten melalui LHKPN. Dalam LHKPN, harta kekayaan AKBP Eko Tjahyo Untoro tercatat hanya senilai Rp350 juta.

Baca Juga :  Suami Melaut, Istri Main Dirumah Tetangga, 2 Rumah Ludes Dilalap si Jago Merah

Seluruh personel yang dikerahkan oleh Polres Cilegon, juga termasuk yang akan mengamankan para pemudik dari tindak pidana yang biasa terjadi di tempat keramaian dan kemacetan.

“Satgas Gakkum akan melaksanakan kegiatan di buffer zone di daerah JLS. Fungsinya untuk mengantisipasi bajing loncat. Operasi ini dalam rangka menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriah,” katanya.

Operasi Ketupat dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan instansi terkait, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dalam situasi yang aman dan kondusif.

Menurut hasil survei Kementerian Perhubungan RI melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT), jumlah pergerakan masyarakat saat musim mudik lebaran 2024 diprediksi mencapai 193,6 juta orang atau 71,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Selanjutnya Kapolres menyampaikan, bahwa PT. ASDP memprediksi pada tahun 2024, jumlah penumpang dan kendaraan yang akan melalui rute Pelabuhan Merak- Pelabuhan Bakauheni akan mengalami peningkatan sekitar 15 persen.

“Hal ini akan meningkatkan aktivitas masyarakat, pergerakan dalam mobilitas transportasi serta aktivitas ekonomi dan konsumsi, dengan demikian kondisi tersebut dapat berpotensi menimbulkan masalah terutama dalam hal keamanan dan keselamatan lalu lintas,” katanya.

Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro menegaskan, bahwa kesuksesan Operasi Ketupat tahun lalu, perlu dipertahankan agar standar keselamatan baik di jalur tol, jalur arteri, area penyeberangan Merak dan kawasan wisata Anyer, dapat terus berjalan secara kondusif.

“Mudah mudahan dengan pemetaan dan rapat koordinasi teknis yang sudah dilaksanakan, kerawanan bisa kita petakan dan kita tetapkan cara bertindak pengamanan yang baik untuk masyarakat yang melakukan mudik atau berekreasi di sejumlah tempat wisata di Banten,” jelasnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Jelang Arus Mudik hingga Balik Lebaran 2024 Cuaca Ekstrem Masih Terjadi, BMKG: Pemudik Tetap Hati-hati dan Waspada