Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNasionalPeristiwa

Akan Terjadi Fenomena Gerhana Matahari Hibrida April 2023. Catat tanggal dan ada Pertanda apa bagi Bumi?

230
×

Akan Terjadi Fenomena Gerhana Matahari Hibrida April 2023. Catat tanggal dan ada Pertanda apa bagi Bumi?

Sebarkan artikel ini

Gerhana matahari total terjadi ketika diameter Bulan tampak lebih besar dari Matahari, menghalangi semua sinar matahari langsung mengubah hari menjadi gelap

Ilustrasi Gerhana Matahari Hibrida yang akan terjadi pada tanggal 20 April 2023. (Foto: istimewah)
Ilustrasi Gerhana Matahari Hibrida yang akan terjadi pada tanggal 20 April 2023. (Foto: istimewah)

Triberita.com, Serang Banten – Gerhana Matahari Hibrida, akan berlangsung, pada hari Kamis (20/4/2023). Gerhana matahari terjadi ketika Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, sehingga mengaburkan sebagian atau keseluruhan citra Matahari bagi pengamat di Bumi.

Gerhana matahari total terjadi ketika diameter Bulan tampak lebih besar dari Matahari, menghalangi semua sinar matahari langsung mengubah hari menjadi gelap.

Totalitas berlangsung di jalur sempit di permukaan Bumi, dengan gerhana matahari sebagian terlihat di wilayah sekitarnya dengan lebar ribuan kilometer.

Gerhana Matahari Hibrida akan terjadi pada 20 April 2023. Lantas pertanda apa, dan apa dampaknya bagi Bumi.

Peneliti Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang menyampaikan, Gerhana Matahari Hibrida adalah perpaduan dari Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin.

Gerhana Matahari Hibrida terjadi ketika dalam satu waktu fenomena gerhana ada daerah yang mengalami Gerhana Matahari Total dan ada pula yang mengalami Gerhana Matahari Cincin (tergantung dari lokasi pengamatan).

Kejadian tersebut disebabkan oleh lengkungan bumi, gerhana matahari hibrida terjadi ketika matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis lurus.

Posisi yang segaris menyebabkan bayangan dari bulan jatuh ke permukaan bumi tidak terlihat secara utuh.

Pada saat terjadi daerah di bumi yang letaknya dibawah umbara atau bayangan, ini akan mengalami gerhana matahari total.

Sedangkan daerah di bumi yang yang berada di bawah penumbra atau bayangan kabur ketika gerhana matahari akan mengalami gerhana matahari sebagian.

Fenomena gerhana matahari hibrida akan memberikan beberapa dampak bagi bumi.

Lantas apa dampak bagi bumi ketika gerhana matahari hibrida terjadi?

Berikut beberapa dampak bagi bumi ketika gerhana matahari hibrida terjadi sebagaimana dikutip Kabar Banten dari channel youtube Mr and Mrs News.

  1. Cuaca menjadi gelap
Baca Juga :  WHO Umumkan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Saat terjadi gerhana matahari, langit awalnya cerah akan berubah menjadi gelap seperti malam hari.

  1. Penurunan suhu

Di samping langit yang berubah menjadi gelap ketika gerhana matahari terjadi di siang hari maka penurunan suhu pun akan terjadi.

Wilayah yang mengalami gerhana matahari akan merasakan penurunan suhu 4 sampai 5 drajat celsius.

Perubahan suhu dapat tejadi baik ketikan gehana matahari total maupun gerhana matahari cincin.

  1. Perubahan prilaku hewan noctural

Akibat terjadinya gerhana matahari akan menyebabkan perubahan prilaku hewan nocturnal selama fenomena matahari berlangsung.

Hewan nocturnal adalah hewan yang tidur pada siang hari, namun beraktifitas dan mencari makan pada malam hari.

Hewan nocturnal ini seperti burung hantu akan terbangun sesaat ketika gerhana matahari berlangsung. Kendati demikian, hewan nocturnal akan kembali tidur ketika gerhana matahari selesai.

  1. Pasang air laut

Ternyata gerhana matahari juga menyebabkan pasang air laut mengalami peningkatan dari kondisi biasanya.Hal tersebut disebabkan oleh fase konjungsi atau bulan baru, ketika matahari, bulan dan bumi berada dalam satu garis lurus.

Karena pasang air laut dapat meningkat maka tidak disarankan bermain-main di pantai atau melakukan aktifitas pelayaran.

Itulah dampak gerhana matahari hibrida bagi bumi yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 20 April tahun 2023, semoga informasi ini bermanfaat.

Facebook Comments