Scroll untuk baca artikel
Banten Raya

Aktris Legendaris, Akademisi dan Politisi Marissa Haque Sempat Maju Pilkada Banten 2006

378
×

Aktris Legendaris, Akademisi dan Politisi Marissa Haque Sempat Maju Pilkada Banten 2006

Sebarkan artikel ini
Marissa Haque.(Foto: istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Kabar duka dari dunia hiburan, atas berpulangnya aktris senior yang juga aktif mengajar sebagai dosen, Marissa Haque yang diperoleh dari sang anak Marsha Chikita Fawzi dalam unggahannya di media sosial, pada Rabu kemarin tanggal 2 Oktober 2024, pukul 00:50 WIB.

“Telah berpulang ke rahmatullah ibu Mariisa, ibu saya. Saya mohoonnnnn ibu,” tulis Chiki dalam unggahannya di akun instagram pribadinya @chikifawzi, Rabu (2/10/2024).

Marissa Haque adalah seorang artis legendaris era 1980-an, sekaligus istri dari aktor Indonesia, Ikang Fawzi, disebut hanya ingin dimakamkan di Tanah Kusir.

Marissa menikah dengan Ikang Fawzi pada 3 Juli 1986, dan dikaruniai dua anak perempuan, yaitu Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi.

Aktris, politikus, juga akademisi Marissa Grace binti Haque, lahir di Balikpapan pada tanggal 15 Oktober 1962, dikenal sebagai salah satu sosok berpengaruh di dunia hiburan dan politik Indonesia.

Memiliki karier yang cemerlang sebagai aktris, ia juga berperan aktif di panggung politik dan pendidikan hingga akhir hayatnya, pada 2 Oktober 2024.

Marissa memulai karirnya sebagai aktris film, debut di layar lebar melalui film ‘Kembang Semusim’ pada tahun 1980.

Ia dikenal luas lewat perannya dalam film ‘Tinggal Landas Buat Kekasih’ (1984) dan ‘Biarkan Bulan Itu’ (1986), yang membawanya masuk dalam daftar nominasi Piala Citra.

Prestasinya di film ‘Tinggal Landas Buat Kekasih’ mengantarkannya memenangkan gelar Aktris Pendukung Terbaik di Festival Film Indonesia.

Selain berakting, Marissa juga aktif di dunia musik dan tari, berpartisipasi dalam sanggar ‘Swara Mahardika’ di bawah bimbingan Guruh Soekarnoputera. Ia sempat terkenal sebagai bintang iklan sabun, menambah popularitasnya di masyarakat.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Tiga Nelayan yang Terseret Ombak di Banten, Satu Diantaranya Tewas

Tak sampai di situ, Marissa memasuki dunia politik sebagai anggota DPR pada tahun 2004 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mewakili daerah pemilihan Jawa Barat II.

Pada tahun 2006, ia menjabat sebagai Duta Badak untuk WWF Indonesia. Namun, karier politiknya di PDIP tidak bertahan lama.

Selanjutnya, Marissa bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 2007, diikuti oleh Partai Amanat Nasional (PAN) pada tahun 2012.

Ia terlibat dalam beberapa pemilihan umum dan menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Marissa adalah seorang akademisi yang berdedikasi. Ia menyelesaikan pendidikan hukum di Universitas Trisakti, kemudian melanjutkan studi di bidang bahasa anak tuna rungu di Universitas Katolik Atma Jaya, juga meraih gelar MBA dari Universitas Gadjah Mada.

Pada tahun 2012, ia berhasil meraih gelar doktor di Pusat Studi Lingkungan Institut Pertanian Bogor.

Sebagai dosen di Indonesia Banking School, Marissa berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada generasi muda.

Marissa Haque adalah sosok yang telah memberi warna dalam berbagai bidang hiburan, politik, dan pendidikan.

Anak sulung dari tiga bersaudara ini, menjalani masa kecil berpindah-pindah karena mengikuti ayahnya yang bekerja di PT Pertamina.

Marissa adalah putri dari pasangan Allen Haque, pria keturunan India-Belanda-Perancis, dengan R.Ay Mieke Soeharijah, perempuan asal Jawa-Madura.

Marissa, yang juga dikenal sebagai produser, sutradara, editor, dan penulis, beralih ke dunia politik.

Dilansir dari buku Profil dan Program Anggota DPR-RI 2004-2009, Marissa terpilih sebagai wakil rakyat dari Fraksi PDI-P asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II.

Marissa dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009, dan pernah maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Banten 2006, sebagai wakil gubernur mendampingi Zulkieflimansyah.

Baca Juga :  KPU Pastikan Dua Paslon pada Pilkada Banten Mendaftar Besok

Warisannya akan terus dikenang, terutama bagi mereka yang terinspirasi oleh perjalanan hidup dan kariernya yang beragam.

Facebook Comments