Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPeristiwa

Bawa 60 Orang Wisatawan asal Bogor, Bus PO Dutra Parahiyangan Kecelakaan Masuk Jurang di Pandeglang Banten

366
×

Bawa 60 Orang Wisatawan asal Bogor, Bus PO Dutra Parahiyangan Kecelakaan Masuk Jurang di Pandeglang Banten

Sebarkan artikel ini
Bus milik PO Dutra Parahiyangan nomor polisi B 1728 KGA membawa rombongan wisatawan asal Citereup Bogor, Jawa Barat, yang mengalami kecelakaan dan terguling ke jurang di Jalan Raya Labuan–Pandeglang, Provinsi Banten, pada hari Minggu tanggal 11 Mei 2025. (Foto : warga )

Triberita.com | Pandeglang Banten – Satu unit kendaraan bus milik PO Dutra Parahiyangan nomor polisi B 1728 KGA yang membawa rombongan wisatawan asal Citereup Bogor, Jawa Barat, mengalami kecelakaan terguling ke jurang di Jalan Raya Labuan–Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (11/05/2025) sore.

Informasi yang diperoleh, kendaraan yang membawa sebanyak 50 warga Citereup tersebut, dalam perjalanan pulang usai dari tempat wisata pantai di wilayah Kecamatan Sumur.

Diduga sopir kehilangan kendali dan tidak  menguasai kondisi jalan, sehingga kendaraan oleng dan terguling ke jurang di pinggir jalan, tepatnya di Kampung Gonggong Timur, Desa Cipicung, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Minggu (11/05/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tujuh penumpang mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi lainnya menyebutkan, kecelakaan terjadi setelah bus menabrak sepeda motor Scoopy. Pemilik motor marah dan mengejar bus hingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Selanjutnya, ketika bus berada di jalan menanjak, dan bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi, serta sopir bus dalam kondisi panik, bus kembali menyerempet mobil dan akhirnya terguling.

Kapolsek Cikedal Ipda Abdul Ajis Maulana, membenarkan kecekaan bus membawa sekitar 50 penumpang rombongan dari Citeureup Bogor usai jalan-jalan dari Pantai Daplangu. Dalam perjalanan pulang, bus tiba-tiba oleng dan langsung terguling. Semua penumpang panik, banyak anak-anak juga,” ujarnya.

Korban meninggal tidak ada, cuma luka ringan saja dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Sedangkan penumpang lainya mendapatkan pertolongan di rumah-rumah warga terdekat.

Menurut Kapolsek Cikedal, berdasarkan keterangan yang diterimanya, sopir sedang dalam kondisi tidak enak badan.

“Katanya sih begitu, masuk angin sama tangannya jemper sebelah. Posisi kecelakaan pas tikungan. Selain itu, kemungkinan besar sopir tidak mengenal medan jalan dan kehilangan kendali. Saat ini lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan oleh tim Polres Pandeglang,” ujarnya.

Baca Juga :  Komplotan Spesialis Pencuri Besi Diringkus Polisi, 6 Tersangka biasa Beraksi di Tol Serang

Sementara salah seorang penumpang bernama Haji Ende menjelaskan bus tiba-tiba oleng dan langsung terguling.

“Kami rombongan Rt dari Citeureup. Kami habis jalan-jalan dari Pantai Daplangu. Pas perjalanan pulang, bus tiba-tiba oleng dan langsung terguling,” ujarnya.

Facebook Comments