Triberita.com | Pandeglang Banten – Sebanyak 11 (sebelas) orang petani warga di Dukuhandap, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, disambar arus kilatan petir saat berteduh di sebuah gubuk area persawahan.
Diperoleh informasi, saat itu ke sebelas warga Kampung Dukuhandap, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, saat itu sedang memanen padi di persawahan di lokasi kejadian. Karena hujan dan petir, kesebelas warga berteduh di sebuah gubuk atau saung.
Ketika sedang berteduh, kilatan petir menyambar ke saung, mengakibatkan kesebelas warga terkena sambaran kilatan petir. Tiga warga dinyatakan meninggal dunia, dan 8 warga lainnya selamat.
Adapun ketiga korban meninggal dunia, yakni AA (52), EH (37), dan MI (40). Sementara 8 warga yang selamat, sempat mendapatkan penangan medis di Puskesmas Cimangu.
Kapolsek Cimangu Iptu Supriadi membenarkan peristiwa 11 warga tersambar arus petir di saung sawah Tanjung Cariang, pada hari Selasa (23/4/2024) sekitar pukul 11.30 WIB. TKP di Kampung Dukuhandap, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Provinsi Banten.
“Dari sebelas warga yang menjadi korban tersambar petir, tiga orang meninggal dunia, 8 lainnya, selamat,” ujarnya, Rabu (24/4/2024)
Dijelaskan Kapolsek, saat kejadian kesebelas warga petani sedang istirahat ketika sedang panen padi di sawah Tanjung Cariang, pada hari Selasa (23/4/2024) siang, sekitar pukul 11.30 WIB, karena hujan petir.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Cimanggu Iyat Supriatna mengatakan, setelah mendapat laporan kejadian, tim EMC langsung ke lokasi guna melakukan penanganan pertolingan medis.
“Tim EMC Fina Ulfah langsung ke lokasi begitu mendapat laporan tersebut dan langsung melakukan penanganan medis. Korban selamat terdiri dari 8 orang, telah di lakukan pemeriksaan kesehatan oleh Nakes,” ujarnya.
“Jadi, untuk korban yang meninggal dunia, setelah dilakukan pemeriksaan fisik luar mayat, mereka kemudian diurus oleh warga masyarakat sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat,” terangnya.

















