Triberita.com, Lebak Banten – Gubernur Jawa Tengah, sekaligus bakal calon Presiden RI Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan ke Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (29/4/2023).
Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo didampingi anggota DPR RI Rano Karno, yang merupakan anggota Komisi X DPR RI.
Setibanya di Museum Multatuli sekitar pukul 14.45 WIB, Ganjar Pranowo disambut oleh Rano Karno, Bonnie Triyana sejarahwan yang juga inisiator Museum Multatuli, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi, dan para Ketua DPC PDI Perjuangan se-Banten.
Kedatangan Ganjar Pranowo disambut meriah masyarakat Lebak, dan juga para relawan kemenangan Ganjar di Banten.
Dalam kunjungannya, Ganjar Pranowo di perkenalkan tentang sejarah dan peninggalan sejumlah pejuang yang berasal dari Banten.

Sebagai catatan, Museum Multatuli Rangkasbitung yang terletak di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, adalah museum yang tampil sebagai wahana pembelajaran sejarah bagi masyarakat.
Museum ini menampilkan 34 artefak asli maupun replika, yang menjadi sarana mengenal sejarah. Karena itu, Museum Multatuli sebagai destinasi wisata yang kaya akan sejarah.
Dalam agenda kunjungannya, selain ke Museum Multatuli, Ganjar Prabowo akan bersilaturahmi kepada para tokoh yang ada di Banten serta para kader PDIP di Banten.
Pada kesempatan itu, Rano Karno mengungkapkan alasan dirinya mengajak Ganjar mengunjungi Museum Multatuli, karena Multatuli adalah inspirasi bagi banyak orang tentang cita-cita keadilan dan kemanusiaan.
Rano Karno juga mengingatkan bahwa Bung Karno pernah mengunjungi Rangkasbitung, dan kunjungan Ganjar Pranowo ini juga menjadi semacam napak tilas dari perjalanan Bung Karno.
“Pak Ganjar hadir di sini, selain karena mengenang napak tilas dari Bung Karno, juga karena Multatuli menginspirasi banyak orang dalam meraih cita-cita kemerdekaan di Indonesia,” ujar Rano yang merupakan eks Gubernur Banten.
Saat ditanya apakah ada pesan khusus dari Rano Karno untuk Ganjar yang telah dideklarasikan oleh PDI Perjuangan sebagai calon presiden, Rano mengatakan dirinya berharap kepada Ganjar untuk melanjutkan pembangunan nasional yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi di Banten.
“Secara khusus, saya berharap Pak Ganjar melanjutkan pembangunan nasional yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi. Banten ini berdampingan langsung dengan Jakarta, tentu kita berdoa yang terbaik untuk Pak Ganjar Pranowo sebagai Presiden periode 2024-2029 dalam melanjutkan pembangunan dan terus meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,”ujar Rano.
Sementara itu Ganjar mengatakan dirinya mendapat banyak pengetahuan penting tentang Museum Multatuli.
“Tempat bersejarah telah dibangun. Apa yang pernah dituliskan Multatuli menjadi banyak inspirasi perasaan orang untuk memanusiakan manusia, kemudian berjuang melawan penindasan. RA Kartini dan Bung Karno pun terinspirasi. Mudah-mudahan generasi muda paham akan hal ini,”ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan ada banyak hal menarik, salah satunya nilai-nilai yang diadopsi oleh para pahlawan nasional kita. Dan melalui tulisan dan sastra, Multatuli mampu membakar semangat perjuangan masyarakat Indonesia untuk melawan penjajah.
“Beliau sastrawan, sehingga dituliskan jadi novel percintaan jauh lebih halus. Ini kisah percintaan tapi didalamnya ada pemberontakan dan nilai-nilai kemanusian yang diangkat tinggi-tinggi. Kita belajar dari situ,” terang Ganjar.
Tak hanya itu, sikap keberanian dari Eduard Douwes Dekker yang berani melawan rajanya di Belanda patut dicontoh. Sebab, kata Ganjar, Douwes Dekker berani mengatakan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda harus segera dihentikan.
“Hingga ia (Douwes Dekker) menuliskan kepada rajanya ‘Apa yang kamu inginkan dari penjajahan ini? Wah, itu dalam sekali. Yang hebat adalah beliau itu sastrawan sehingga dituliskan dalam novel-novel percintaan yang lebih halus, sehingga secara nilai lingusitiknya bisa diterima oleh orang-orang,”ujarnya.

















