Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaNewsPeristiwaSocial MediaSosial Budaya

Breaking News, Sejumlah Warga Blokade dan Bakar Ban di Pintu Tol Jatikarya Cimanggis-Cibitung

112
×

Breaking News, Sejumlah Warga Blokade dan Bakar Ban di Pintu Tol Jatikarya Cimanggis-Cibitung

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Kota Bekasi-

Aksi unjuk rasa sejumlah warga dengan melakukan blokade jalan dan membakar ban di depan pintu masuk tol Jatikarya, Rabu 8 Februari 2023 sekitar jam 12.30 WIB siang tadi.

Diketahui, aksi tersebut diinisiasi dari kekecewaan dan menuntut hak ahli waris pemilik lahan pada pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung di Jatikarya, Kota Bekasi.

“Kami tidak menutup akses jalan tol, kami hanya menguasai hak milik kami,” kata koordinator aksi, Gunun, 48 tahun, kepada wartawan di lokasi, Rabu, 8 Februari 2023.

Ia mengatakan, tuntutan ahli waris dalam aksi itu adalah meminta lahan yang telah dibangun jalan tol segera dibayarkan.

“Tuntutan kami sekarang bayar dulu, silakan pakai lagi tol,” ucap dia.

Aksi unjuk rasa dengan melakukan blokade dan pembakaran ban tersebut masih terus berjalan hingga menjelang sore hari.

Pada berita triberita.com sebelumnya, Puluhan warga kembali melakukan aksi di Gerbang Tol (GT) Jatikarya Cimanggis – Cibitung dengan membagikan selembar kertas pemberitahuan untuk mengadakan aksi pada hari ini sebagai protes atas uang ganti rugi rumah dan tanah mereka yang terkena proyek tol belum kunjung tak dibayar, pada Selasa (07/02/23) kemarin.

Warga menyatakan hal tersebut akan dilakukan lagi karena para ahli waris yang sudah sah secara keputusan hukum, bahwa tanah yang dimiliknya akan tetapi sampai saat ini belum juga dibayarkan oleh pihak tol.

“Jadi hari ini kami memberitahukan kepada pengguna jalan. Agar pada hari esok tidak melewati akses jalan ini, Karena hak atas persoalan kami belum juga di bayar dan kami akan melakukan aksi lagi,” kata Gunun HN Selaku Kordinator Ahli Waris.

Sehari sebelum melakukan aksi maka dari itu kami memberitahukan kepada pengguna jalan agar tidak melewati jalan ini.

Baca Juga :  Relawan Ganjar Pranowo di Banten Gelar Pasar Murah Sembako

“Maka dari itu untuk semua pengguna jalan yang ingin melewati jalan ini agar bisa akses melewati jalan yang lain, supaya besok tidak terjebak adanya aksi yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Ini adalah aksi damai dari kami memperingati para instansi terkait untuk persoalan hak kami agar mengetahui bawah masyarakat masih cukup sabar, perlu diketahui warga akan kembali melakukan aksi karena kecewa dengan pihak BPN Kota Bekasi, yang hingga kini tak kunjung memberikan rekomendasi pencairan hak warga atau ahli waris.

“Kami para ahli waris yang sudah sah secara keputusan hukum, bahwa ini tanah kami. Akan tetapi, sampai saat ini  belum juga dibayar, kita merasa kecewa oleh BPN kota bekasi yang tak kunjung memberikan pencairan hak warga atau ahli waris. Maka dari itu pada esok hari kita akan turun lagi,” jelasnya.

Perihal keluhan masalah ini para warga sudah mengadukan permasalahan itu ke berbagai instansi.Termasuk ke DPR RI, namun lagi-lagi warga harus menelan kekecewaan.

“Kami sudah ke DPR RI, sudah ke mana-mana. Tapi, tetap disuruh bersabar, dalam artian sabar seperti apa toh kami sudah ingkrah sudah mempunyai kekuatan,” cetusnya.

Dia menegaskan, semua pihak hanya meminta warga selaku ahli waris untuk menunggu dan bersabar. Padahal, masalah status semua sudah jelas, telah mempunyai kekuatan hukum tetap alias  inkrah. Dan pada aksi damai hari esok ratusan warga akan turun kembali dan mengadakan pemblokiran jalan di ruas jalan tol sehingga kendaraan tidak bisa lewat.

 

Reporter: Khoir

Penulis: Abdul Kholilulloh

Facebook Comments
Example 120x600