Scroll untuk baca artikel
Banten RayaPendidikan

Buka Diklat PGRI, Wali Kota Cilegon Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

403
×

Buka Diklat PGRI, Wali Kota Cilegon Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian saat menghadiri dan membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cilegon tahun 2024 yang diselenggarakan di Aula SDN Ciwedus, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Senin tanggal 22 Juli 2024. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Cilegon Banten – Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cilegon tahun 2024 yang diselenggarakan di Aula SDN Ciwedus, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Senin (22/7/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Helldy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PGRI Kecamatan Cilegon beserta jajarannya atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Pertama, kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ketua PGRI Kecamatan Cilegon beserta seluruh jajarannya, yang telah menggelar kegiatan ini yang merupakan upaya menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Cilegon,” ungkapnya.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian foto bersama peserta Diklat Anggota PGRI Cabang Kecamatan Cilegon tahun 2024.(Foto: Daeng Yusvin)

Helldy menekankan, bahwa Diklat ini tidak hanya merupakan proses belajar, tetapi juga investasi dalam kemampuan dan profesionalisme tenaga pengajar, khususnya di Kota Cilegon.

“Diklat ini bukan hanya sekedar proses belajar, tetapi juga merupakan investasi dalam kemampuan dan profesionalisme tenaga pengajar, khususnya di Kota Cilegon,” tambahnya.

Lebih lanjut, Helldy menegaskan, bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa.

“Kita semua sadari, bahwa pendidikan adalah fondasi yang utama dalam membangun masa depan bangsa, dimana salah satu tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menerapkan kurikulum merdeka dengan efektif, serta memfasilitasi transisi yang lancar dan menyenangkan bagi anak-anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD),” jelasnya.

Helldy juga berharap, agar para tenaga pengajar dapat memanfaatkan Diklat ini untuk mengeksplorasi berbagai metode dan strategi yang dapat membantu dalam memahami dan menerapkan kurikulum merdeka, serta membuat masa transisi dari PAUD ke SD sebagai pengalaman yang menyenangkan.

“Melalui diklat ini, kami menyimpan harapan besar, bapak ibu sekalian dapat mengekspos berbagai metode dan strategi yang tidak hanya membantu tenaga pengajar dalam memahami kurikulum merdeka, tetapi juga bagaimana masa transisi sebagai pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Helldy Sampaikan Dua Raperda ke DPRD Cilegon

Senada dengan Helldy, Ketua PGRI Cabang Kecamatan Cilegon, Sumamah menyampaikan, bahwa Diklat kali ini akan membahas khusus tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan transisi pembelajaran PAUD ke SD yang menyenangkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan di Anggota PGRI Cabang Kecamatan Cilegon.

“Pada Diklat kali ini kami akan membahas khusus tentang pengimplementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan transisi pembelajaran PAUD ke SD yang menyenangkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan di Anggota PGRI cabang Kecamatan Cilegon, dimana ini telah menjadi tantangan kita semua untuk dapat lebih memahami dan dijalankan dengan baik,” ucapnya.

Ketua Panitia, Epa Johariah menjelaskan, bahwa Diklat kali ini diikuti oleh 120 tenaga pendidik yang akan dibagi menjadi tiga gelombang.

“Kami sampaikan, yang mengikuti diklat kali ini berjumlah 120 tenaga pendidik, yang akan dibagi menjadi 3 gelombang, dimana masing-masing gelombang akan diisi 40 orang yang akan diselenggarakan 2 hari pada setiap gelombangnya, dimulai hari ini sampai hari Sabtu,” paparnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Humaedi, yang juga Ketua PGRI Kota Cilegon, Camat Kota Cilegon, Maman Herman, dan Lurah se-Kecamatan Cilegon.

Facebook Comments