Scroll untuk baca artikel
Banten RayaMudik Lebaran 2024

Diduga Ada Pungli Jalur Khusus di Pelabuhan Merak, Pemudik Protes Semalaman Belum Bisa Masuk ke Kapal

542
×

Diduga Ada Pungli Jalur Khusus di Pelabuhan Merak, Pemudik Protes Semalaman Belum Bisa Masuk ke Kapal

Sebarkan artikel ini
Antrian kendaraan pemudik yang akan menuju pelabuhan merak, mengular sampai di dalam ruas jalan tol, pada Minggu siang tanggal 7 April 2024 . (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Merak Banten – Adu mulut sejumlah pemudik kendaraan roda empat dengan petugas di Pelabuhan ASDP Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten, akibat sudah lama mengantre tapi tidak kunjung masuk kapal.

Beberapa pemudik curiga ada aktifitas pungutan liar pungli) untuk jalur khusus yang disediakan petugas lapangan penyedia penyeberangan ASDP Merak.

Alasannya diduga ada pungli, karena mereka yang sudah menunggu hingga semalaman mengantri sejak tertahan di jalur tol Minggu malam hingga Senin ini belum juga bisa masuk ke kapal, sedangkan beberapa kendaraan yang baru saja tiba langsung bisa masuk ke kapal.

Seorang pemudik asal Jakarta Anton (45), ditemui di area dermaga eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, berharap pihak pengelola dalam melakukan pelayanan harus secara adil kepada semua calon penumpang.

Kendaraan pemudik yang mengantre di area dermaga eksekutif pada Senin dinihari tanggal 8 April 2024. (Foto: Daeng Yusvin)

“Kami sudah mematuhi aturan dan bersabar menunggu dengan tetap ikut dan tertib dijalur antre dari semalam disini, tapi belum juga masuk kapal. Kami juga sebelumnya sempat terjebak macet selama 8 jam di Tol Tangerang-Merak saat menuju ke Pelabuhan merak ini,” ungkapnya.

Anton dengan nada keras, kepada petugas mengatakan, pelayanan harus adil kepada semua. Dahulukan pemudik yang sudah antre terlebih dahulu antre

“Kami sudah lebih daulu ada dijalur antrean dari tadi malam, berharap pelayanan adil. Kenapa malah yang diduluin yang baru dateng. Ini pasti ada permainan pungli untuk jalur khusus pungli,” katanya.

Dari pantauan dilokasi dermaga eksekutif, Anton bersama dengan pemudik lainnya mengaku akan terus protes jika tidak diberlakukan secara adil. Protes tersebut ditunjukkan kepada petugas yang tengah melakukan pelayanan.

“Kalau engga beres-beres, kita akan protes terus berlanjut,” terangnya.

Yohan pemudik lainnya, juga mengaku kesal lantaran petugas yang tengah melakukan pelayanan tidak berlaku adil karena tidak mendahulukan kendaraan yang sudah lama mengantre.

Baca Juga :  Pemprov Banten Bagi-Bagi Bankeu Rp 125 Miliar, kepada 8 Pemerintah Kabupaten-Kota

“Saya sudah lama menunggu disini dari semalem. Bensin sisa sedikit, kita udah nunggu lama malah yang diduluin yang lain, kayanya dibayar itu, kalau gitu kita juga bisa bayar aja sekalian,” jelasnya.

Sejumlah pemudik lain, juga mengatakan curiga ada jalur khusus yang disediakan petugas lapangan penyedia penyeberangan ASDP Merak.

Pasalnya mereka yang sudah menunggu lama sejak tertahan di jalur tol sejak Minggu malam, belum bisa masuk ke kapal, sedangkan beberapa kendaraan yang baru saja tiba langsung bisa masuk ke kapal.

“Ini yang di kantung parkir dibiarin, yang di sana baru datang disuruh masuk. Maunya tertib, sesuai dengan jadwal, harusnya adil,” teriak beberapa pemudik.

“Pelayanan mudik lebaran tahun ini 2024 oleh pemerintah, adalah pelayanan terburuk bagi kami para pemudik yang dilakukan oleh ASDP. ASDP sudah melakukan menelantarkan ribuan pemudik hingga terjebak dalam antrean lebih dari 12 jam di luar area pelabuhan. Saat sudah sampai di area Pelabuhan, pengaturan untuk masuk ke kapal pun tidak sesuai jalur semestinya,” sambung pemudik.

Facebook Comments