Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Diduga Depresi Akibat Penyakit yang Diderita, Seorang Pemuda di Serang Banten Nekat Gantung Diri

387
×

Diduga Depresi Akibat Penyakit yang Diderita, Seorang Pemuda di Serang Banten Nekat Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Diduga putus asa akibat penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh, Ahmad Safei (25), mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Jasad korban ditemukan menggantung dengan leher terjerat tali tambang yang diikatkan di kayu kaso dalam kamar mandi rumahnya, di Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh isterinya pada saat pulang usai membeli handphone untuk suaminya.

“Jasad korban ditemukan oleh isteri korban sepulang membeli handphone. Itu permintaan terakhir korban, minta dibelikan handphone,” kata Entang Cahyadi, Kamis (24/4).

Ketika sampai di rumah, isteri korban mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, begitupun dengan jendela rumah. Iapun mencoba memanggil suaminya, namun tidak ada jawaban.

“Karena terpaksa, isteri korban memutuskan untuk mencongkel jendela. Setelah terbuka, isteri korban masuk rumah dan didapati suaminya dalam keadaan tergantung di kamar mandi,” terangnya.

Melihat pemandangan yang mengerikan itu, isteri korban menjerit hesiteris dan langsung lari ke luar rumah meminta pertolongan tetangganya.

Ketua RT setempat yang mendapat laporan ada warganya yang gantung diri, kemudian melapor ke Mapolsek Kragilan.

“Setelah diturunkan, jasad korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk proses pemeriksaan. Setelah dinyatakan korban meninggal dunia, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan minta agar jasad korban bisa segera dibawa pulang,” ujarnya.

Dari keterangan pihak keluarga bernama Entang, dikatakan bahwa korban memiliki penyakit syaraf kejepit yang sudah berlangsung selama 2 tahunan. Berbagai pengobatan telah dilakukan, namun penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

“Karena tidak kunjung sembuh, diduga korban putus asa dan nekad mengambil jalan pintas, yakni gantung diri. Sebelum melaksanakan niatnya, korban meminta isterinya untuk membeli handphone,” jelasnya.

Facebook Comments
Baca Juga :  Warga Pandeglang Digegerkan dengan Penemuan Mayat Bayi di Rumah Kontrakan