Scroll untuk baca artikel
Banten RayaKesehatan

Dinas Kesehatan Tangerang Banten Himbau Masyarakat Waspada Kasus DBD

428
×

Dinas Kesehatan Tangerang Banten Himbau Masyarakat Waspada Kasus DBD

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis.(Foto: Daeng Yusvin)

Triberita.com | Tangerang Banten – Menyusul kondisi cuaca tak menentu akhir -akhir ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menghimbau warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan mewaspadai adanya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang rentan menyebar saat musim hujan.

“Memasuki musim hujan ini, kami meminta agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan jentik mandiri di rumah masing-masing,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis, Kamis (14/11/2024).

Kendati demikian, lanjut Achmad Muchlis, untuk mengantisipasi berkembang biaknya jentik nyamuk tersebut, pihaknya meningkatkan kewaspadaan diseluruh puskesmas agar memberikan edukasi kepada masyarakat setempat.

“Kalau memang ada jentik nyamuk di sekitar rumah, sekiranya warga bisa membuang dan membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten, juga mengimbau warga masyarakat untuk waspada pada sejumlah penyakit di musim penghujan, diantaranya DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, genangan air hujan dapat menciptakan habitat yang ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus penyebab DBD.

“Bersih-bersih rumah dan lingkungan adalah mitigasi paling tepat untuk menghindari penyakit DBD maupun bencana banjir,” kata dr Dini dalam keterangannya.

Ia juga mengimbau masyarakat menerapkan pola 3M, yaitu menguras dan menutup bak penampungan air serta mengubur barang bekas.

Cara ini, menurut dr Dini, dinilai efektif untuk mencegah penyebaran DBD agar tidak menyebar pada masyarakat, khususnya anak-anak.

“Untuk kasus saat ini sudah menurun, dimana dalam satu bulan ini kami hanya menerima satu laporan warga terkena DBD, dan itu laporan dari warga Balaraja, tetapi pas kita cek ternyata dia terkena dari lingkungan tempat kerjanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyebab Angin Puting Beliung di Pandeglang Banten, Ini Penjelasan BPBD

Achmad Muchlis tidak menyebutkan secara rinci jumlah penemuan kasus demam berdarah dengue tersebut. Namun secara persentase, jumlah kasus DBD itu terjadi penurunan, dimana angka kasusnya bisa mencapai 50 sampai 100 kasus.

“Kalau ditanya jumlah atau data kasus saat ini, saya tidak tahu angkanya berapa. Pada bulan Maret – April sempat meningkat, tetapi karena upaya masif dari kita terjadi penurunan,” pungkas Achmad Muchlis.

Facebook Comments