Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Fenomena Gerhana Matahari Sebagian pada 22 September

333
×

Fenomena Gerhana Matahari Sebagian pada 22 September

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Gerhana Matahari Sebagian atau partial solar eclipse, akan terjadi pada 22 September 2025. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Gerhana Matahari Sebagian atau partial solar eclipse, akan terjadi pada 22 September 2025, dimulai pada pukul 17.29.31 UTC, mencapai puncak pada 19.41.43 UTC, dan berakhir pada 21.53.33 UTC.

Fenomena ini dapat dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB) menjadi mulai sekitar 00.29 WIB, pada 22 September 2025, puncaknya pukul 02.41 WIB, dan berakhir pukul 04.53 WIB

Gerhana ini merupakan peristiwa ketika sebagian cahaya Matahari terhalangi oleh Bulan, sehingga tidak seluruh sinarnya sampai ke permukaan Bumi.

Menurut catatan NASA, ada empat kali fenomena gerhana di tahun 2025, yaitu dua gerhana bulan total dan dua gerhana matahari sebagian.

Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut, hanya satu fenomena yang bisa disaksikan dari Indonesia, yakni gerhana bulan total pada 7 September lalu.

Sayangnya, wilayah yang berkesempatan untuk menyaksikan fenomena gerhana matahari pada 22 September ini, antara lain adalah Selandia Baru, Kepulauan Mikronesia, dan sebagian kecil wilayah Australia Timur.

Gerhana matahari terjadi ketika bulan berada di antara bumi dan matahari sehingga menutupi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Hanya daerah yang berada di jalur bayangan bulan (umbra atau penumbra) yang dapat menyaksikan fenomena ini.

Berdasarkan peta gerhana yang dirilis situs astronomi Time and Date, jalur bayangan bulan pada September 2025 sama sekali tidak melewati Asia Tenggara. Kondisi inilah yang membuat masyarakat di Indonesia tidak dapat melihatnya secara langsung.

Berdasar keterangan di Time and Date, fenomena serupa baru akan terulang 3,5 tahun lagi, tepatnya pada 14 Januari 2029. Meskipun tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena ini melalui siaran langsung (live streaming) dari berbagai lembaga astronomi internasional.

Baca Juga :  Capai Target Pajak, KPP Serang Timur Lakukan Pengintegrasian NIK menjadi NPWP

Adapun untuk gerhana Matahari secara umum, yang paling dekat terjadi pada 17 Februari 2026, berupa gerhana Matahari cincin.

Berikut jadwal lengkapnya:
17 Februari 2026: Gerhana Matahari cincin
12 Agustus 2026: Gerhana Matahari total
6 Februari 2027: Gerhana Matahari cincin
2 Agustus 2027: Gerhana Matahari total
26 Januari 2028: Gerhana Matahari cincin
22 Juli 2028: Gerhana Matahari total

Facebook Comments