Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaBisnis

Gegara Puluhan Hektare Sawah Tertimbun Lumpur Limbah, Warga Geruduk Kantor Desa di Banten

48
×

Gegara Puluhan Hektare Sawah Tertimbun Lumpur Limbah, Warga Geruduk Kantor Desa di Banten

Sebarkan artikel ini

Puluhan warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lebak Bersatu (AMLB), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Mekarjaya

Seorang petani warga Desa Mekarjaya, menunjukkan lahan pertanianya yang terdampak oleh limbah dari penambangan galian pasir. (Foti: istimewah)
Seorang petani warga Desa Mekarjaya, menunjukkan lahan pertanianya yang terdampak oleh limbah dari penambangan galian pasir. (Foti: istimewah)

Triberita.com, Lebak Banten – Menagih janji Kepala Desa (Kades) saat kampanye, puluhan warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lebak Bersatu (AMLB), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Mekarjaya.

Dalam aksi yang digelar pada Senin (28/8/2023) itu, warga meminta Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat agar segera melakukan langkah – langkah kongkrit terhadap puluhan hektar sawah masyarakat yang tertimbun lumpur limbah penambangan pasir kuarsa.

Massa menilai perusahaan tambang pasir di Desa Mekarjaya, diduga telah membuang limbah hingga berdampak buruk pada puluhan hektar lahan persawahan milik warga setempat.

Salah seorang peserta aksi demo mengatakan, warga menuntut Kepala Desa agar segera menyelesaikan permasalahan limbah tambang pasir yang telah menimbun area pesawahan miliknya.

Panambangan atau galian pasir yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikeluhkan warga mengakibatkan puluhan hektar pesawahan milik warga tidak bisa lagi untuk digarap. (Foto: istimewah)
Panambangan atau galian pasir yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cimarga,
Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikeluhkan warga mengakibatkan puluhan hektar pesawahan milik warga tidak bisa lagi untuk digarap. (Foto: istimewah)

“Kades dari sebelum menjabat sebagai Kepala Desa Mekarjaya, sudah berjanji kepada masyarakat bahwa akan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di sini. Tapi apa? Kenyataannya, hingga hari ini persoalan tersebut belum juga selesai,” terang salah satu warga usai aksi unjuk rasa, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, warga sangat kecewa dengan Kepala Desa. Alasannya, karena Kepala Desa terkesan acuh terhadap permasalahan yang dialami oleh warga Desa Mekarjaya.

“Timbunan limbah pasir itu mengakibatkan area pesawahan milik warga tidak bisa lagi untuk digarap. Sebab, sawah tersebut tertimbun limbah tambang pasir sedalam 3 meter,” terangnya.

Panambangan atau galian pasir yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikeluhkan warga mengakibatkan puluhan hektar pesawahan milik warga tidak bisa lagi untuk digarap. (Foto: istimewah)
Panambangan atau galian pasir yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikeluhkan warga mengakibatkan puluhan hektar pesawahan milik warga tidak bisa lagi untuk digarap. (Foto: istimewah)

Dikatakan warga yang mengaku bernama Wati, masyarakat Desa Mekarjaya menuntut janji-janji Kepala Desa Mekarjaya pada waktu pencalonan, dimana saat itu menjanjikan akan menyelesaikan persoalan limbah jika nantinya terpilih menjadi Kades Mekarjaya. Namun sampai saat ini, tak ada realisasinya sedikitpun untuk penyelesian masalah ini.

Baca Juga :  6 Warga Banten Tersambar Petir Saat Mendaki Gunung Cikuray di Garut, Satu Tewas

“Cape! Kami sebagai warga dijadikan bola ping pong saat menanyakan dan menuntut keadilan atas puluhan hektar sawah kami yang tidak bisa lagi digunakan,” keluhnya.

Facebook Comments
Example 120x600