Triberita.com | Banten – Ajang olahraga bergengsi yang bertajuk ‘Danjen Kopassus Shooting Championship 2024’ yang diselenggarakan oleh Grup 2 Kopassus pada tanggal 25 sampai dengan 26 Mei 2024, Prajurit Grup 1 Kopassus, menorehkan prestasi Juara Umum.
Sebanyak 11 orang Prajurit Grup 1 Kopassus yang tergabung dalam Baladika Shooting Club (BSC) mengikuti ajang bergengsi tahunan dalam rangka memperingati HUT ke 72 Kopassus di Solo.
Kegiatan ini diikuti oleh 751 peserta dan 120 tim untuk merebutkan beberapa kecabangan baik senapan maupun pistol.
Dalam lomba yang berlangsung selama 2 hari itu, Grup 1 Kopassus berhasil meraih juara:
– Juara 1 Open Beregu jarak 300 M (Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)
– Juara 3 Standar Perorangan 300 M (Praka Maburozi)
– Juara 2 Standar Beregu 300 M (Serka Suranto dan Praka Geren)
– Juara 1 100 M Open Plat Perorangan (Praka Mabruazi)
– Juara 1 100 M Plat Standart Perorangan (Serka Wahyu)
– Juara 2 100 M Plat Standar Beregu (Serka Suranto dan Praka Mabruazi)
– Juara 1 Obstacle Tactical 100 M open (Serka Wahyu)
– Juara 1 Obstacle Tactical 100 M standar (Praka Geren)
– Juara 3 Obstacle Tactical 100 M (Praka Mabruazi)
– Juara 1 Tactical 100 M Open Team(Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)
Dengan hasil di atas, Grup 1 Kopassus meraih Juara Umum Perorangan Senapan dan Juara Umum Tim Senapan.
Sebelumnya, Grup 1 Kopassus juga meraih Juara Umum menembak beregu Pistol pada Apel Dansat se-Kopassus.
Untuk diketahui, sebanyak 1.283 peserta mengikuti kompetisi menembak yang digelar Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo pada 25-26 Mei 2024.
Kegiatan itu merupakan bagian dari peringatan HUT ke-72 Kopassus sekaligus menjadi ajang mencari bibit atlet penembak.
Prosesi seremoni pembukaan kompetisi menembak bertajuk Danjen Kopassus Shooting Championship 2024, digelar di Lapangan Tembak Prayudha, Sabtu (25/5/2024).
Kompetisi menembak dibuka langsung oleh Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayor Jenderal TNI Djon Afriandi dan sejumlah petinggi di korps baret merah. Turut hadir dalam acara pembukaan, dua anak mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo dan Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.
Menurut Danjen Kopassus, kompetisi menembak ini bagian dari upaya mencari bibit penembak muda yang memiliki talenta dan potensi di cabang olahraga menembak.
“Yang kami lihat, 65 persen itu para penembak baru. Ini yang kami harapkan agar ada regenerasi atlet penembak berjalan baik,” kata Danjen Kopassus
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Jawa Tengah, Sinyo Haryanto mengatakan, menembak merupakan salah satu cabor unggulan Jawa Tengah dalam event olahraga skala nasional.
Tak sedikit atlet menembak asal Jawa Tengah yang mampu berkiprah di perhelatan kompetisi menembak level internasional.
Dengan digelarnya kompetisi menembak, diharapkan muncul bibit atlet menembak yang menjadi kunci regenerasi di cabor menembak.
“Potensi bibit atlet menembak di Jawa Tengah luar biasa. Kompetisi menembak ini juga menjadi ajang menjaring atlet-atlet menembak,” ujar dia.
















