Triberita.com | Pandeglang Banten – Harga kebutuhan sejumlah bahan pokok di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dalam satu pekan terakhir ini melonjak, hingga dua kali lipat atau 100 persen.
Melonjaknya harga bahan pokok ini, menurut seorang pedagang bernama Hasan, diantaranya seperti cabai dan tomat.
Rincian kenaikan harga jenis-jenis cabai ini, cabai merah rawit yang semula Rp 50 ribu per kilogram menjadi Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram. Lalu, cabai orange dari Rp 50 ribu, kini tembus Rp 100 ribu per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 30 ribu, menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
Hasan mengatakan, kenaikan harga ini sudah terjadi selama satu pekan terakhir.
“Harga yang lainnya, seperti tomat yang tadinya Rp 8.000 sekarang jadi Rp 16.000. Kenaikannya udah terjadi semingguan,” ujar Hasan, Sabtu (24/2/2024).
Menurut dia, harga bahan pokok ini naik karena ketersediaan yang terbatas, akibat gagal panen.
“Saat ini, stok dari petani sangat terbatas karena gagal panen, sehingga harga naik secara signifikan,” jelasnya.
Hasan juga mengaku, kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini berdampak omzetnya pun menurun, dari Rp 5 juta per hari, turun menjadi Rp 2,5 juta.
“Ya ada penurunan penghasilan, yang biasanya dapat lebih, kalau sekarang agak berkurang. Semoga saja tidak ada kenaikan signifikan, pembeli saat ini sepinya luar biasa,” ucapnya.
Sepinya daya beli saat ini juga diakui oleh Rita, karyawan di toko grosir bahan pokok.
Dia menyebut, saat ini daya beli masyarakat menurun hampir 50 persen dari pemasukan biasanya.
“Sepi sekarang luar biasa, karena kondisi ekonomi kita. Biasanya juga kita yang karyawan di sini ramai, ini sementara beberapa orang sudah diberhentikan, karena memang daya beli yang kurang,” ucapnya.

















