Triberita.com | Kota Tangerang Banten – Pemberian imunisasi pada anak dan balita dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024, masih dilaksanakan seluruh Puskesmas hingga 23 September mendatang.
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memastikan, bahwa vaksin Polio yang diberikan pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2024, aman untuk anak. Serta tidak menyebabkan kanker dan HIV.
Sehubungan dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang, Provinsi Banten, dr Dini Anggraeni, mengajak para orang tua, jika ada anaknya yang belum imunisasi polio bisa membawanya ke puskesmas.
“Pemkot telah memperpanjang masa imunisasi polio bagi anak meski targetnya sudah terpenuhi. Masih ada waktu, karena puskesmas masih menyediakan. Silakan bawa ke puskesmas agar anaknya bisa mendapatkan imunisasi polio,” ujarnya.

Berdasarkan data hingga (24/8/2024), capaian PIN Polio di Kota Tangerang sebesar 100,4 persen atau 246.299 anak telah diimunisasi polio. Sementara itu, imunisasi polio menyasar 245.257 anak.
Dini menambahkan, bagi orang tua yang ingin membawa anaknya ke puskesmas mendapatkan imunisasi, harus menyesuaikan jadwal melalui akun media sosial setiap puskesmas.
“Datang ke puskesmas sesuai dengan waktu dan informasi ketersediaan vaksinnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, layanan imunisasi polio di puskesmas tidak dikenakan biaya atau gratis. Karena ini bagian dari program pemerintah untuk melindungi anak-anak dari kelumpuhan.
Dokter spesialis anak Eka Hospital BSD Tangerang Arnold Soetarso mengatakan, menunda atau tidak memberikan imunisasi kepada anak dapat berisiko tinggi, karena mudah terinfeksi penyakit dan menyebabkan kekebalan kelompok terganggu, sehingga penyakit dapat kembali menyebar
Ia menuturkan, imunisasi merupakan salah satu prosedur penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Dengan memberikan imunisasi, tubuh anak akan dilatih untuk memproduksi antibodi yang dapat melawan kuman penyebab penyakit.
Imunisasi adalah proses pemberian vaksin ke dalam tubuh untuk merangsang sistem kekebalan tubuh, agar menghasilkan antibodi.
Vaksin merupakan mikroorganisme (virus atau bakteri) yang telah dilemahkan atau dibunuh, sehingga tidak menyebabkan penyakit, tetapi cukup kuat untuk merangsang produksi antibodi.
Ada beberapa manfaat imunisasi, kata dia, antara lain mencegah penyakit serius seperti polio, campak, rubella, difteri, pertusis, dan tetanus.
Selain itu, mencegah kematian, mencegah penyebaran penyakit, dan membentuk kekebalan kelompok.

















