Scroll untuk baca artikel
Bola & SportsInternasional

Kandas Sudah Mimpi Garuda Muda ke Olimpiade Paris, Setelah Ditekuk Guinea 1-0

279
×

Kandas Sudah Mimpi Garuda Muda ke Olimpiade Paris, Setelah Ditekuk Guinea 1-0

Sebarkan artikel ini
Duel Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23 di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine, France (Foto : Istimewa).

Triberita com ǀ Berita Olahraga – Laga playoff Olimpiade Paris 2024 Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Timnas Guinea, yang akan menjadi penentu tiket ke Olimpiade Paris 2024, laga yang berlangsung di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine, France, Kamis (9/5/2024) malam WIB.

Diawal babak pertama Timnas Indonesia U-23 coba membangun serangan untuk menembus lini pertahanan Guinea, namun dapat digagalkan oleh pemain belakang Guinea.

Hingga menit ke 20 di babak pertama, permainan masih imbang tanpa gol, namun beberapa kali serangan balik Guinea membahayakan gawang Timnas Indonesia yang dikawal oleh Ernando Ari.

Hingga pada menit ke 28 serangan balik Guinea yang begitu cepat membuahkan penalti, setelah Witan Sulaeman melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Eksekutornya adalah Ilaix Moriba bernomor punggung 10, hadiah penalti dimanfaatkan dengan baik oleh Ilaix Moriba, tendangannya yang begitu keras tidak dapat di halau oleh Ernando Ari, dan Guinea pun unggul sementara 1-0.

Timnas U-23 Indonesia tidak dapat menyamakan kedudukan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak ke dua, timnas U-23 Indonesia coba mendobrak lini pertahanan Guinea, namun beberapa peluang gol tidak tercipta.

Memasuki babak ke dua timnas Indonesia U-23 coba menyerang dengan intens, akan tetapi selalu dipatahkan oleh para pemain Guinea.

Para pemain Garuda Muda belum dapat menyamakan kedudukan yang tertinggal 1-0, gol pun belum tercipta.

Malah sebaliknya pada menit ke 72 Guinea mendapatkan hadiah penalti kembali, yang disebabkan pelanggaran berupa tekel yang dilakukan oleh Dewangga terhadap Bah Algassisme di area kotak terlarang.

Terlihat dalam tayangan ulang, jika tekel yang dilakukan oleh Dewangga sebenarnya bersih, sehingga diprotes keras oleh pelatih timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong, dan wasit pun memberikan kartu merah kepada pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Baca Juga :  Laga Panas Persija vs Persib Imbang 1-1, Suporter Ricuh Di Sekitar Stadion Patriot Bekasi

Wasit tetap memberikan hadiah penalti untuk Guinea, yang dieksekusi oleh Bah gagal bersarang ke gawang Timnas Indonesia U-23.

Disisa menit akhir pertandingan, para pemain Garuda muda semakin gencar menggempur lini pertahanan Guinea, namun belum membuahkan gol, untuk menyamakan kedudukan yang tertinggal 1-0.

Hingga laga pertandingan di menit-menit akhir berakhir, timnas Garuda muda tidak dapat menyamakan kedudukan, kandas sudah tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

Facebook Comments