Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaEkonomi & BisnisNarkobaNews

Kedapatan Jual Narkoba, Pedagang Hewan Melata Diringkus Satnarkoba Polres Serang

57
×

Kedapatan Jual Narkoba, Pedagang Hewan Melata Diringkus Satnarkoba Polres Serang

Sebarkan artikel ini

JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten

JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.
JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.

Triberita.com, Serang Banten – Nyambi berbisnis jual beli obat terlarang berjenis Tramadol dan Eximer, JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.

Dari hasil penggerebekan oleh Satresnarkoba Polres Serang dirumah JAP yang memiliki usaha jual beli hewan melata itu, ditemukan 1.405 butir obat keras hexymer dan 630 butir tramadol.

Kapolres Serang AKBP Wiwin Setiawan, Rabu (23/8/2023) didampingi Kasatresnarkoba AKP Michael K Tandayu menjelaskan, tersangka JAP ditangkap tim satresnarkoba sekitar pukul 18.30 saat sedang nonton televisi dirumahnya.

“Saat anggota melakukan penggeledahan, ditemukan sebanyak 1.405 butir obat jenis hexymer dan 630 butir pil tramadol serta uang hasil penjualan sebanyak Rp 187 ribu. Barang bukti tersebut ditemukan dalam kantong plastik yang digantung di pintu kamar tidur,”ujar AKBP Wiwin Setiawan, Rabu (23/8/2023).

Kasatresnarkoba AKP Michael K Tandayu menambahkan, penangkapan terhadap JAP ini, merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat. Masyarakat curiga selain menjual binatang melata, tersangka JAP juga menjual narkoba.

JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.
JAP (28) warga Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang Polda Banten.

Berbekal dari informasi itu, Tim Satresnarkoba yang dipimpin IPTU Rian Jaya Surana, selanjutnya menyelidiki informasi tersebut, dan sekitar pukul 18.30 WIB, rumah tersangka digerebeg dan mengamankan JAP di ruang tamu saat nonton televisi.

“Saat diamankan, tersangka JAP tidak melakukan perlawanan. Setelah petugas mengamankan barang bukti, tersangka langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan,”ujar Tandayu.

Dalam pemeriksaan, lanjut Tandayu, tersangka JAP mengakui jika barang bukti dalam kantong plastik tersebut adalah miliknya. Barang haram tersebut dibeli seharga Rp2 juta, dari AB (DPO) yang mengaku warga Kecamatan Bitung, Kabupaten Tangerang.

Sementara tersangka JAP mengaku jika bisnis jualan pil koplo tersebut sudah berjalan 3 bulan. JAP juga mengaku jika keuntungan dari menjual narkoba digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab usaha menjual hewan, seperti musang, ular dan biawak tidak tiap hari ada pembeli.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Berhasil Ringkus Residivis Ganjal ATM Dengan Tusuk Gigi

“Keuntungan dari menjual obat keras saya gunakan untuk menambah biaya kebutuhan karena tidak setiap hari ada yang membeli hewan yang saya jual,” akunya.

Atas perbuatannya, tersangka JAP dijerat Pasal 435 UU RI No 17 Th 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Facebook Comments
Example 120x600