Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Kota Bekasi Lumpuh Diterjang Banjir, Puluhan Mobil Terendam, Tri Adhianto: Ini Terburuk

520
×

Kota Bekasi Lumpuh Diterjang Banjir, Puluhan Mobil Terendam, Tri Adhianto: Ini Terburuk

Sebarkan artikel ini
Puluhan mobil terendam banjir di Ruko Grand Galaxy Bekasi Selatan, Selasa (4/3/2025)

Triberita.com | Kota Bekasi – Bekasi kembali dikepung banjir. Banjir yang menerjang akibat tingginya intensitas hujan, disumbang lagi kiriman dari Bogor, sehingga Kali Bekasi pun meluap.

Di wilayah Bekasi Selatan, Galaxi, pada Selasa (4/3), puluhan mobil terendam banjir di sekitar Ruko Grand Galaxy City, Bekasi.

Dilansir dari CNN, sekitar pukul 07.00 WIB, ketinggian air di wilayah Galaxy mencapai 120 cm atau 1,2 meter. Mobil-mobil yang terparkir di depan ruko terendam air berwarna keruh kecoklatan.

Ketinggian air masih terlihat naik perlahan. Di lokasi, cuaca pun mendung.

Pertanda banjir bakal melanda sudah terlihat ketika Senin malam hingga Selasa pagi curah hujan dengan intensitas tinggi. Hampir merata di wilayah Jabodetabek.

Kali Bekasi, yang merupakan pertemuan kali Cikeas dan kali Cileungsi, terkena imbas ketinggian yang sangat luar biasa, mencapai 8 meter, sehingga banjir pun tak terelakkan.

Saat rapat dengan Menko PMK dan BNPB serta Basarnas dan BMKG, Selasa (4/3/2025), Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengungkapkan, banjir kali ini menjadi yang terburuk di Kota Bekasi, dibandingkan dengan kondisi banjir 2016 dan 2020.

“Sejak semalam sudah mulai terlihat ketinggian air di Kota Bekasi, yang parah itu disekitar sungai kali Bekasi yang merupakan pertemuan kali Cikeas dan kali Cileungsi, dan  ketinggiannya luar biasa mencapai 8 meter,” tutur Tri Adhianto.

Meluapnya air Kali Bekasi itu, melimpah ke luar dan menggenangi jalan hingga pemukiman warga. Triberita juga melaporkan bahwa dampak limpahan air menjadi sangat besar karena sebagian tanggul di pinggir sungai belum selesai dibangun.

Menurut dia, ada 8 Kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi terdampak banjir. Akibatnya Kota Bekasi hari ini bisa dikatakan lumpuh.

Baca Juga :  Satrekrim Polresta Tangerang Selidiki Asusila oleh Oknum Dokter

“Dari 12 Kecamatan, 8 Kecamatan yang terimbas dan hari ini Kota Bekasi lumpuh sampai ke jalan utama termasuk kantor pemerintahan sudah mulai masuk air,” kata Walikota.

Oleh karena itu, peringatan evakuasi sudah dirilis sejak semalam. Menurut Tri, hingga hari ini belum ada data korban jiwa dan jumlah kendaraan serta rumah yang terendam serta jumlah masyarakat yang bertahan di lantai dua rumahnya.

Sebagai informasi, banjir yang mengepung wilayah Kota Bekasi dengan ketinggian air 4 meter di perumahan sekitar Jalan Veteran,  Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Marga Jaya, Bekasi Selatan, dan  air masih akan terus naik.

Kondisi memprihatinkan, terlihat puluhan kepala keluarga terdampak masih ketinggian air. Ada yang memilih berdiam di atap rumah, dan sementara lainnya mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

Jalan Veteran merupakan akses menuju beberapa kantor pusat, seperti Polres Bekasi Kota, RSUD Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Bekasi, Kejaksaan, Kodim, serta kantor BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan akses menuju Stasiun Bekasi. Jalan ini juga berdekatan dengan Bendungan Bekasi.

Sebenarnya banjir ini sudah mulai hadir sejak Senin (3/3/2025), namun kemudian malamnya intensitas hujan yang tinggi hingga Selasa pagi, banjir kembali menghantam.

Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat terdapat 20 titik di 7 kecamatan Kota Bekasi banjir akibat hujan deras sejak kemarin sore. Ketinggian air bervariasi, ada yang mencapai 3 meter.

Tercatat, di Bekasi Utara, sebanyak 47 keluarga, 360 jiwa mengungsi di Mushola Jumiatur Khoir Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara. Serta sebanyak 100 keluarga, 400 jiwa juga mengungsi di rumah Bang Bray Gg.Mawar Bekasi Timur.

BPBD Kota Bekasi menyebut banjir terjadi sejak pukul 23.07 WIB Senin (3/3/2025) malam hingga saat ini masih dilakukan pemantauan. BPBD mengatakan data terbaru ketinggian muka air di sebagian wilayah kota Bekasi segera diperbarui.

Facebook Comments