Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Kunjungan Pj Bupati Diwarnai Protes, LSM LIAR: Banyaknya Kontraktor Kurangi Volume Proyek APBD

194
×

Kunjungan Pj Bupati Diwarnai Protes, LSM LIAR: Banyaknya Kontraktor Kurangi Volume Proyek APBD

Sebarkan artikel ini

APBD Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2023, diwarnai protes dari seorang masyarakat yang juga sebagai Ketua Umum LSM kepada PJ Bupati Dani Ramdan di Babelan. Pada Selasa 25 Juli 2023

Triberita.com, Kabupaten Bekasi – Kunjungan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi ke Enam Belas kegiatan Proyek pembangunan, yang di anggarkan dari APBD Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2023, diwarnai protes dari seorang masyarakat yang juga sebagai Ketua Umum LSM kepada PJ Bupati Dani Ramdan di Babelan Selasa 25 Juli 2023.

Protes yang disampaikan seorang masyarakat tersebut menyebutkan masih banyaknya oknum kontraktor di Kabupaten Bekasi, berani secara terang-terangan melakukan pengurangan volume di hadapan publik seperti diantaranya Pengawas dan Konsultan.

Nofal salah seorang masyarakat yang juga sebagai Ketua Umum LSM LIAR, menemui langsung Penjabat Bupati Bekasi tepat di lokasi kegiatan Rekontruksi Jalan Pangkalan Muara Bakti Kecamatan Babelan, mengatakan kalau Masi banyak oknum kontraktor, melakukan pengurangan volume pekerjaan seperti, pengurangan Lapisan Pondasi Bawah (LPB), Lapisan Pondasi Atas (LPA), serta pembesian penulangan yang sengaja di kurangi ukuran hingga besinya yang tidak dipasang.

“Sengaja saya tunggu kedatangan PJ Bupati Dani Ramdan di Babelan, saat setelah mendapatkan informasi akan ada kunjungan Bupati ke sejumlah pekerjaan, dan betul beliau datang ke Babelan,” ujar Nofal kepada sejumlah awak media.

Dirinya menjelaskan kepada Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, bahwa dalam teknis pekerjaan masih banyak sejumlah oknum kontraktor yang melakukan pengurangan volume pekerjaan.

Seperti pada kegiatan,

1. Rekontruksi Jalan Srijaya Pasar Mini Tambun Jejalen yang dikerjakan oleh CV. Varporcea Nowly dengan anggaran Rp. 4,444,389,000.00 (Empat Miliar Empat Ratus Empat Puluh Empat Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Rupiah) melakukan pengurangan volume pada Tulangan Pembesian yang berpotensi alami kerugian pada keuangan Negara serta kerugian masyarakat.

2. Rekontruksi Jalan Pangkalan Muara Bakti Kecamatan Babelan, yang dikerjakan CV. Putra Mulia dengan anggaran sebesar Rp. 6,730,336,000.00 ( Enam Miliar Tujuh Ratus Tiga Puluh Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah), melakukan pengurangan volume LPB, LPA hingga pembesian.

Baca Juga :  FajarPaper Bekasi Resmikan Bangunan Mushola AL- FAJAR di BLK SP KEP SPSI

3. Pembangunan Jalan Tanggul Sriamur Srimukti yang dikerjakan CV. Rainy’s Crown Abadi dengan anggaran Rp. 9,312,890,600.00 (Sembilan Miliar Tiga Ratus Dua Belas Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Ribu Enam Ratus Rupiah), melakukan pengurangan volume pasangan batu pada Tanggul Penahan Tanah dan penggunaan air dengan air got serta penggalian menggunakan manual.

4. Rekontruksi Jalan Pulo Gelatik Wangkal Pulo Rengas yang dikerjakan PT. Manesa Green Abadi dengan anggaran Rp. 6,855,280,000.00 (Enam Miliar Delapan Ratus Lima Puluh Lima Juta Dia Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) melakukan pengurangan volume ketebalan beton, LPA hingga pembesian serta tidak adanya LPB dan LPA Agregat.

5. Peningkatan Jalan Batas Kota Pangkalan Kecamatan Babelan yang dikerjakan CV. Putra Gajah Mada dengan anggaran Rp. 1,426,848,800.00 (Satu Miliar Empat Ratus Dua Puluh Enam Juta Delapan Ratus Empat Puluh Delapan Ribu Delapan Ratus Rupiah) melakukan pengurangan volume LPB, LPA hingga pembesian.

6. Peningkatan Jalan Srimahi Kalenkendal dikerjakan oleh CV. Manesa Green Abadi dengan anggaran Rp. 1,925,559,500.00 (Satu Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Juta Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Rupiah) melakukan pengurangan volume LPB, LPA hingga pembesian.

7. Pembangunan Saluran dan Trotoar Batas Kota Pangkalan Kecamatan Babelan dikerjakan CV. Selvi Ani Lestari dengan anggaran Rp. 1,483,173,500.00 (Satu Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Seratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Rupiah) melakukan pengurangan volume dengan menghilangkan atau tanpa memakai lantai kerja.

Serta beberapa perusahaan lain yang modus pengurangan volumenya hampir sama seperti yang lain diantaranya,

1. Rekontruksi Jalan Balekambang Cabang Bungin dikerjakan CV. Bunga Agung Perkasa.

2. Pembangunan Jalan Pantai Harapan Jaya Pantai Mekar Muara Gembong yang dikerjakan CV. Pangripta Bangun Selaras.

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Berencana Membuat Sekolah Sungai, Dukung Komunitas Rehab Kali Cikarang

3. Pembangunan Jalan Pantai Harapan Jaya Jaya Sakti Muara Gembong yang dikerjakan CV. Karunia Ilahi.

4. Rekontruksi Jalan KH. Muhammad Musa Tarumajaya yang dikerjakan CV. Putra Gajah Mada.

Dan beberapa kegiatan yang dikerjakan perusahaan lainnya.

Dalam protes tersebut, Penjabat Bupati Bekasi merespon baik atas temuan masyarakat terkait adanya informasi langsung dari masyarakat tersebut, dirinya menjelaskan jika memang ada temuan dilapangan segera laporkan dan saya akan rekomendasikan langsung laporan tersebut ke Inspektorat Kabupaten Bekasi.

“Laporan ini akan kami sampaikan ke Inspektorat, kami kan punya alat ukur punya metode, semua akan kami serahkan ke Inspektorat dari mulai dasar hingga ketebalan betonnya, jadi laporkan saja,”ungkap PJ Bupati Dani Ramdan kepada Nofal dilokasi pekerjaan Rekontruksi Jalan Pangkalan Muara Bakti Babelan pada Selasa sore 25 Juli 2023.

Jadi gini, lanjut Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan kepada Nofal mengatakan, saya sudah saksikan bahwa pemenang pemenang tender kali ini, waktu pemeliharaannya juga panjang, rata rata Dua tahun. Artinya kalau mereka mengurangi spek, mengurangi kedalaman, ketebalan dan sebagainya, dalam waktu Dua Tahun Pasti akan ada rusak. Itu menjadi tanggungan bagi kontraktor.

“Jadi silahkan, bagi saya itu bisa saja itu pengawasannya lemah, atau kurang tetapi dampak nanti akan kita ukur, kalau nanti sampai Dua tahun rusak yah dia yang memperbaiki,”ujarnya.

“Silahkan laporkan dan saya akan segera bawa dan rekomendasikan laporan ini ke Inspektorat, saya tunggu laporannya,”pungkasnya.

Mendengar protes tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi Henri Lincoln terkesan tidak terima adanya protes dari masyarakat tersebut.

Disela pembicaraan Pj Bupati Dani Ramdan Dengan Masyarakat menyebut ini merupakan sebelah pihak.

Baca Juga :  Viral, Aksi Tawuran Kembali Terjadi di Cikarang Barat

“Ini merupakan pengamatan sepihak pak Bupati, kami ada team ini mah sepihak,”ucap Kepala DSDABMBK Kabupaten Bekasi Henri Lincoln.

Facebook Comments
Example 120x600