Triberita.com ǀ Subang – Relawan Laskar Indonesia angkat bicara terkait dugaan pemukulan brutal terhadap seorang wartawan dan munculnya keterangan yang disinyalir palsu dari RSUD Ciereng, Subang.
Ketua Relawan Kesehatan Laskar Indonesia, Yudi, menyampaikan keprihatinannya mendalam terhadap insiden tersebut, menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di atas segala status sosial.
“Kita ambil di sisi kemanusiaan, urusan kemanusiaan tidak mengenal status social,” tegas Yudi.
Namun, kata dia, kemanusiaan adalah status hati, sebuah panggilan jiwa yang seharusnya menjadi lentera. Lentera ini harus terus hidup dan menyala, melihat keadaan yang selama ini terdiam.
Yudi menambahkan, bahwa Relawan Laskar Indonesia siap mendorong penyelesaian permasalahan ini hingga tuntas. Pihaknya menyoroti secara tajam dugaan keterangan palsu yang dikeluarkan oleh RSUD Ciereng terkait kondisi korban penganiayaan.
“Jika benar RSUD Ciereng telah memberikan keterangan palsu atas dugaan tindakan penganiayaan terhadap wartawan, ini adalah persoalan serius,” ujar Yudi dengan nada kritis.
“Integritas institusi kesehatan publik dipertaruhkan. Keterangan yang tidak akurat dapat menghambat proses penegakan hukum dan mencederai rasa keadilan bagi korban,” ucapnya.
Ia menegaskan, Laskar Indonesia mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pemukulan ini secara transparan dan profesional. Selain itu, ia menambahkan, pihaknya juga meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi mendalam terkait dugaan pemberian keterangan palsu oleh RSUD Ciereng.
“Kebenaran harus diungkap. Jangan sampai ada upaya untuk menutupi atau membelokkan fakta yang sebenarnya,” tegas Yudi.
“Kami dari Laskar Indonesia akan terus mengawal kasus ini demi tegaknya keadilan dan kemanusiaan,” pungkasnya.

















