Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Mayat Seorang Pria Dewasa Ditemukan di Sungai Ciujung Serang Banten Ada Luka di Muka dan Patah Tangan

318
×

Mayat Seorang Pria Dewasa Ditemukan di Sungai Ciujung Serang Banten Ada Luka di Muka dan Patah Tangan

Sebarkan artikel ini
Petugas sedang melakukan evakuasi temuan mayat di Sungai Ciujung, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menuju RS Bhayangkara Polda Banten. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Ulumudin (38), warga Kampung Bebulak, Desa Margamulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ditemukan tewas di Sungai Ciujung, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Dari pemeriksaan luar, ditemukan ada luka bekas benturan pada bagian muka serta tangan kiri patah. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban, dan untuk proses penyelidikan, jasad Ulumudin dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten.

Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi menjelaskan, jasad Ulumudin ditemukan oleh warga, pada Selasa (15/7/2025) sore.

Setelah menerima laporan, pihaknya bersama anggota Unit Indentifikasi Satreskrim Polres Serang, langsung ke lokasi.

“Ketika dilakukan pemeriksaan luar, tidak ada kartu identitas diri dan ditemukan luka bekas benturan pada bagian wajah serta tangan kiri patah. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Kapolsek, Rabu (16/7/2025).

Dari hasil penyelidikan, diketahui korban adalah Ulumudin warga Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Setelah mengetahui identitasnya, kata Entang, petugas segera menghubungi pihak keluarga.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki kelainan sejak usia 19 tahun. Jika penyakitnya kumat dan melihat air, selalu menceburkan diri. Bahkan, beberapa kali menceburkan diri dalam sumur di dalam rumah,” terangnya.

Kapolsek menjelaskan, pada Selasa (8/7/2025), pihak keluarga menitipkan korban di panti rehabilitasi sakit jiwa di Kampung Pasir Gadung, Cikupa, Tangerang. Baru dua hari berada di panti rehabilitasi, korban diketahui pergi meninggalkan panti.

“Diduga korban berjalan kaki mengarah ke Sungai Ciujung dan menceburkan diri. Pihak keluarga telah mengikhlaskan musibah itu dan tidak menginginkan korban dilakukan autopsi, serta minta segera diserahkan agar dimakamkan,” kata Kapolsek.

Facebook Comments